Ia memaparkan, sidang Isbat memiliki tiga tahapan utama.
Tahap pertama berupa pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
Tahap kedua adalah verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Tahap ketiga berupa musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.
Sidang tersebut direncanakan dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Sejumlah unsur akan hadir, mulai dari perwakilan ormas Islam, kedutaan besar negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, hingga Mahkamah Agung.
Kemenag juga mempertimbangkan Masjid Negara IKN sebagai salah satu lokasi rukyatul hilal tahun ini.
Langkah tersebut dilakukan apabila kondisi memungkinkan.