Peringatan tersebut disampaikan Dinar berdasarkan pengalaman pribadinya selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia DJ. Ia mengaku prihatin melihat tren berbahaya yang mulai menyasar generasi muda.
“Kalau mau cari happy jangan ke obat-obatan,” ujar Dinar Candy dikutip melalui tayangan Youtube Reyben Entertainment, Sabtu (31/01/2026).
Dinar menjelaskan, banyak modus yang tampak sepele namun berisiko besar bagi kesehatan. Beberapa di antaranya disamarkan dalam bentuk vape kecil hingga balon gas.
Menurut Dinar, zat tersebut kerap ditawarkan dengan narasi sekadar untuk bersenang-senang. Padahal, efek yang ditimbulkan bisa membahayakan tubuh dalam jangka panjang.
“Ditawarinnya kayak buat happy, padahal bahaya,” kata Dinar.
Sebagai DJ, Dinar mengaku beberapa kali menemukan situasi serupa saat tampil di berbagai kota. Ia menyebut kejadian itu tidak hanya terjadi di satu tempat.
Dinar menilai anak muda kerap menjadi sasaran karena dianggap masih polos dan mudah terpengaruh. Hal ini membuat edukasi menjadi sangat penting.
“Kasihan kalau anak-anak masih muda terus terjerumus,” ungkap Dinar.
Ia juga mengingatkan bahwa dampak penggunaan zat berbahaya tidak hanya dirasakan oleh pengguna. Orang tua dan keluarga turut menanggung dampaknya.
Dinar menyebut banyak pesan masuk dari para ibu yang merasa khawatir dengan kondisi anak-anak mereka. Beberapa di antaranya menceritakan kasus gangguan kesehatan serius.
“Yang kena itu bukan cuma badannya, tapi masa depannya,” ujar Dinar.
Menurut Dinar, mencari hiburan seharusnya tidak mengorbankan kesehatan. Ia menekankan bahwa bersenang-senang bisa dilakukan dengan cara yang aman.
Ia pun mendorong anak muda agar lebih selektif memilih lingkungan pergaulan dan tempat hiburan. Kesadaran diri dinilai menjadi kunci utama.
Melalui pesannya, Dinar berharap anak muda tidak tergoda kesenangan sesaat. Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan berarti menjaga masa depan.