Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sudah 13 hari, operasi pencarian SAR (Opsar) suvirvor Yazid Ahmad Firdaus (26), pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih berakhir nihil.
Untuk informasi, operasi pencarian SAR sudah resmi ditutup pada Sabtu (31/1/2026) kemarin.
Pasca-pencarian resmi ditutup, untuk pencarian mandiri belum ada rencana dilanjutkan.
Baca juga: Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Dilanjut Hari ke-13, Fokus di Bawah Pos Tapak Nogo
Sementara itu, aktivitas pendakian di bukit Mongkrang disetop hingga waktu tak ditentukan.
Informasi tersebut disampaikan Koordinator Opsar Barsarnas Solo, Tri Puji Sugiharto, kepada TribunSolo.com pada Minggu (1/2/2026).
"Operasi SAR berakhir nihil dan kami dihentikan dan resmi ditutup," kata Tri.
Tri mengungkapkan kendala yang dihadapi saat Opsar ke-14 yaitu soal luasannya area dan cuaca ekstrem.
Selain itu, setelah opsar resmi dihentikan, aktivitas di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar juga dihentikan hingga waktu yang tidak ditentukan.
Baca juga: Besok Hari Terakhir Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Karanganyar, Fokus ke Bawah Pos Tapak Nogo
"Sudah kita susuri, namun kemarin tinggal satu titik yang belum selesai, namun karena wilayah yang luas dan kendala waktu, maka wilayah itu belum dijangkau," kata dia.
Dia mengatakan pasca resmi ditutup, tidak ada pencarian secara mandiri baik keluarga maupun pihak pengelola Bukit Mongkrang.
Ia mengaku, pihak keluarga suvirvor sudah mengikhlaskan apapun yang terjadi.
"Hingga hari ini, tidak ada pencarian mandiri, dan pihak keluarga sudah mengikhlaskan apapun hasil opsar yang didapat," ungkap dia.
Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, mengatakan dalam pencarian hari ke-13, ada 16 Search and Rescue Unit (SRU) yang dikerahkan.
Menurutnya, sebanyak 300 personel dikerahkan pada Opsar hari ke-13, namun hasilnya nihil.
"Jadi kami hari ke-13 kami melakukan penyisiran kembali dari puncak sampai pos loket, kami melakukan penyisiran di jurang yang dalam 200 meter, kita sisir dari barat sampai sumber air, dan hari ini kita sudah sisi barat, Utara, timur dan selatan kita sisir semua hasilnya masih nihil," kata Basuki.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 1 Februari 2026 : Pagi Sudah Hujan, Sedia Payung dan Mantol
Meskipun opsar survivor Yazid Ahmad Firdaus yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar resmi dihentikan, masih ada kemungkinan operasi pencarian dilanjutkan lagi.
Basuki menjelaskan, opsar dimungkinkan dibuka kembali bila ditemukan ceceran dan jejak dari survivor.
Ia mengatakan, apabila pihak keluarga suvirvor melakukan pencarian mandiri harus berkoodinasi dengan pengelola basecamp.
"Kami sudah melakukan perpanjangan, namun kami hingga saat ini tidak menemukan jejak ceceran suvirvor dan apabila suatu hari ditemukan jejak ceceran dari suvirvor kemungkinan opsar di buka lagi," tutup Basuki.
(*)