Resep Teco Patahkan Sayap PSS Sleman di Maguwoharjo
February 01, 2026 12:14 PM

 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PS Barito Putera sukses meredam kekuatan utama PSS Sleman dan memaksakan hasil imbang tanpa gol pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026.

Duel perebutan papan atas Grup Timur yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026), berlangsung ketat dan berakhir dengan skor 0-0.

Pelatih Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya menahan gempuran PSS Sleman, terutama dalam mematahkan serangan dari sektor sayap yang menjadi andalan tuan rumah melalui Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri.

Menurut Teco, Barito sudah sangat memahami karakter kedua pemain tersebut. Pengalaman panjangnya menghadapi Riko dan Terens di Liga 1 menjadi modal penting dalam menyusun strategi bertahan.

“Dua pemain ini sudah sering saya lawan di Liga 1. Riko juga dua tahun kerja sama saya di Persija, Terens sudah lama di Borneo. Kita tahu benar-benar mereka punya kualitas yang sangat bagus,” ujar Teco dalam sesi konferensi pers usai laga.

Untuk meredam kecepatan kedua sayap PSS tersebut, Teco menekankan kesiapan penuh para bek sayap Barito Putera.

Ia menyebut peran Bima Reksa dan Aditiya Daffa Al Haqi sangat krusial dalam menjaga keseimbangan pertahanan tim.

“Waktu main lawan mereka, bek kiri dan bek kanan kita, Bima sama Daffa, harus sangat siap buat bertahan. Terus waktu kita main lebih kompak, tim lebih kompak, kita bisa bertahan lebih bagus lawan mereka,” lanjutnya.

Pertahanan Solid Barito

Barito Putera sendiri tercatat sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Grup Timur, dengan hanya enam kali kebobolan dari 18 pertandingan.

Teco menyebut disiplin bertahan dan pemahaman sistem menjadi kunci konsistensi tersebut.

“Hampir semua tim yang saya latih, saya selalu kerja buat tidak kebobolan. Semua pemain harus marking yang benar. Walaupun saya baru di Barito, pemain sudah mengerti sistem dan ikut dengan taktikal tim,” jelas pelatih asal Brasil tersebut.

Dalam laga tersebut, kedua tim tampil ngotot dan sama-sama mengincar kemenangan. Barito Putera bahkan sempat mencetak dua gol yang semuanya dianulir setelah pengecekan VAR.

Di sisi lain, PSS Sleman juga memiliki sejumlah peluang yang berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Barito, Muhammad Ridho.

“Saya pikir dua tim kerja keras hari ini. Kita bisa cetak dua gol tapi dianulir, mereka juga punya beberapa kesempatan dan Ridho bisa save beberapa bola. Menurut saya, hasil 0-0 ini adil,” kata Teco.

Senada dengan sang pelatih, Muhammad Ridho mengakui pertandingan berjalan sulit, namun ia bersyukur Barito Putera mampu menjaga clean sheet di kandang lawan.

“Pertandingan sangat sulit buat Barito Putera. Tapi alhamdulillah kita bisa clean sheet dan bermain sangat solid. Sebenarnya kita juga mengincar tiga poin, tapi pertandingan sudah selesai dan sekarang fokus ke putaran ketiga supaya bisa lolos ke Liga 1,” ujar Ridho. (Mur)

• Persiba Bantul Pastikan Tiket Semifinal Liga Nusantara 2025/2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.