Insiden Gas Kuning di Merak Banten, Puluhan Warga Cilegon Dilarikan ke Puskesmas Alami Sesak Napas
February 01, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, CILEGON - Sebuah pabrik di Kota Cilegon, Banten, diduga mengalami insiden yang menyebabkan kepulan gas berwarna kuning kecoklatan disertai bau menyengat. 

Akibatnya puluhan warga di sekitar lokasi mengalami sesak napas dan muntah-muntah.

Dikutip dari Tribun Banten, kejadian ini berlangsung pada Sabtu Siang di kawasan pabrik kimia PT Vopak Terminal Merak, Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon (31/1/2026).

Asap berwarna kuning kecoklatan itu terbawa angin hingga ke permukiman warga yang tidak jauh dari lokasi pabrik.

Sejumlah warga yang terdampak langsung dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. 

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi guna memastikan penyebab pasti munculnya gas tersebut.

Wartawan Tribun Banten yang mendatangi lokasi mencoba menanyakan kepada warga terkait kejadian tersebut.

Sejumlah warga mengaku sempat khawatir saat asap itu muncul, lantaran terlihat jelas dan berwarna mencolok. 

Meski demikian, warga memastikan kondisi tidak berlangsung lama.

“Tadi memang ada kebocoran, kelihatan gasnya warna kuning. Tapi tidak lama, kira-kira cuma setengah jam,” ujar seorang warga yang ditemui TribunBanten.com di depan area pabrik PT Vopak yang tidak ingin disebut namanya.

Menurut warga tersebut, saat itu terjadi, beberapa orang memilih menjauh dari lokasi pabrik sebagai langkah antisipasi. 

Namun tidak terdengar adanya suara ledakan.

Reaksi Pemkot dan aparat keamanan

Sementara itu, Pemerintah Kota Cilegon bersama Polres Cilegon disebut telah meminta klarifikasi dan keterangan dari pihak perusahaan, untuk memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan dampak lanjutan, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan warga.

Tanggapan PT Vopax Terminal Merak

HRD PT Vopak Terminal Merak, Ajeng Yuanita menjelaskan, kepulan asap yang membumbung tinggi tersebut muncul saat petugas melakukan aktivitas pembersihan rutin pada fasilitas perusahaan.

"Kepulan asap kuning kecokelatan itu bukan karena kebocoran atau kegagalan produksi. Itu merupakan sisa pembuangan yang bercampur dengan uap pada saat kegiatan pembersihan pipa dilakukan," ujar Ajeng dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026). 

Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang terjadi dan berkomitmen untuk mengevaluasi prosedur kerja agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Tentang PT Vopax

PT Vopak Terminal Merak adalah fasilitas terminal tanki independen strategis yang terletak di Merak, Cilegon, Banten, tepatnya di bibir Selat Sunda yang merupakan jalur pelayaran internasional padat. 

Fasilitas ini dikelola oleh perusahaan patungan (joint venture) antara Royal Vopak (perusahaan logistik tangki raksasa asal Belanda) dan PT AKR Corporindo Tbk (salah satu perusahaan logistik dan distribusi energi terbesar di Indonesia). 

Lokasinya yang berada di jantung kawasan industri kimia Cilegon menjadikannya gerbang utama bagi distribusi produk kimia dan energi untuk pasar domestik maupun internasional.

Berbeda dengan pabrik manufaktur, PT Vopak Terminal Merak tidak "memproduksi" bahan kimia secara langsung, melainkan berfungsi sebagai terminal penyimpanan dan distribusi. 

Di dalam kawasan ini terdapat puluhan tangki penyimpanan berukuran raksasa yang menampung berbagai jenis produk seperti bahan kimia cair (liquid chemicals), produk minyak bumi, hingga gas. 

Mengenai aspek sosial dan keamanan, terminal ini terletak di kawasan industri yang memang dirancang berdampingan dengan fasilitas logistik lainnya, namun tetap memiliki jarak tertentu dari permukiman padat warga. 

Meskipun terdapat beberapa area pemukiman di radius sekitar 1 hingga 2 kilometer, PT Vopak menerapkan zona penyangga (buffer zone) dan protokol keselamatan tinggi untuk meminimalisir risiko kebocoran atau kecelakaan kerja. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.