BANJARMASINPOST.CO.ID - PNBP atau Penerimaan Negara Bukan Pajak dari catatan tahun 2025 tidak mengalami pertumbuhan positif, hal ini karena pasar di tahun itu tidak banyak menyerap barang yang dilelang.
Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, Tetik Fajar Ruwandari, mengungkapkan, tahun 2025 tidak banyaknya serapan barang yang dilelang.
Hal ini karena perekonomian tidak tumbuh positif secara besar, sehingga masyarakat tidak bisa menangkap harga lelang yang dilakukan perbankan.
"Kinerja lelang menguat hanya didominasi oleh lelang sukarela dan lelang aset negara," jelasnya.
Sedangkan beberapa unggulan lelang yang dikelola oleh DJKN adalah, terkait dengan aset-aset diekola oleh daerah ataupun desa.
Baca juga: Keracunan Massal di Baruh Tabing HSU, Puluhan Warga Sakit Perut Diduga Setelah Konsumsi Es Buah
Selanjutnya dipaparkan Tetik, pada 2025 bahwa DJKN Kalselteng melakukan hibah barang milik negara untuk penguatan layanan daerah senilai Rp1,7 miliar, untuk menjadi perhatian.
"Hibah itu berupa bangunan terminal laut, alat traffic control dan monitoring dan jalan umum kabupaten," jelas Tetik.
Lanjutnya, hibah itu sebagai optimalisasi yang difokuskan pada aset dengan strategi peningkatan layanan daerah dan peningkatan perekonomian Kalsel juga sebagai penopang pembiayaan pembangunan nasional.
"Sebagai optimalisasi, pada 2025 juga ada penandatanganan perjanjian optimalisasi piutang daerah dengan Kabupaten Tabalong ," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)