Hadapi Puncak Musim Penghujan, BPBD Kota Yogyakarta Pantau Aliran Sungai Selama 24 Jam 
February 01, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta diminta meningkatkan kewaspadaan seiring masuknya periode puncak musim penghujan pada Februari 2026.

Guna mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta memperketat pemantauan kondisi sungai di wilayahnya selama 24 jam penuh.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Yogyakarta, Darmanto, menjelaskan pihaknya mengandalkan alat telemetri untuk memantau debit dan ketinggian air secara real-time, termasuk kondisi wilayah hulu di Ngentak, Sleman.

Menurutnya, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop)  melakukan pemantauan seluruh aliran sungai besar yang membelah kota, yakni Sungai Gajah Wong, Code, dan Winongo.

"Karena hujannya masih sering turun, sehingga debit air menjadi bersifat fluktuatif akibat cuaca ekstrem," tandasnya, Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Dampak Hujan Angin Terjang Kalasan Sleman, BMKG: Puncak Musim Hujan Februari

Sistem Peringatan Dini dalam Kondisi Siap

Selain menjalin koordinasi intensif dengan BMKG dan instansi terkait untuk memperoleh pembaruan peringatan dini cuaca, BPBD juga memastikan sistem Early Warning System (EWS) di titik-titik strategis dalam kondisi siap. 

EWS akan secara otomatis berbunyi jika ketinggian air sungai mencapai ambang risiko banjir, guna memberikan waktu bagi warga untuk melakukan evakuasi mandiri.

"Keselamatan jiwa adalah prioritas utama. Lindungi keluarga dan harta benda saat kondisi cuaca memburuk," ungkap Darmanto.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, cuaca ekstrem belakangan ini terpantau memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat secara berkala. 

Selain potensi luapan sungai, masyarakat juga diminta mewaspadai genangan lokal akibat sistem drainase, hingga ancaman tanah longsor di kawasan bantaran.

"Potensi talud longsor di kawasan permukiman bantaran sungai juga perlu diantisipasi, khususnya jika curah hujan tinggi terjadi secara berulang," urainya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.