TRIBUNJOGJA.COM, SAMARINDA - PSIM Yogyakarta harus tertinggal dari tuan rumah Borneo FC Samarinda pada babak pertama laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (1/2/2026) sore, Laskar Mataram menutup 45 menit pertama dengan skor 0-1.
Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga.
Peluang cepat didapat tuan rumah pada menit ke-3 melalui sepakan M Sihran dari dalam kotak penalti.
Beruntung bagi PSIM Yogyakarta, bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Tekanan terus dilancarkan Pesut Etam dalam sepuluh menit awal pertandingan.
PSIM lebih banyak bertahan setelah Borneo FC mampu mendikte jalannya permainan.
Kombinasi umpan satu-dua di mulut gawang PSIM Yogyakarta nyaris berbuah gol, namun Andy Setyo tampil sigap dengan mengintersep pergerakan Kaio Nunes.
PSIM mulai keluar dari tekanan dan mencatatkan peluang lewat Riyatno Abiyoso.
Tembakan Abiyoso dari luar kotak penalti menjadi shot on target pertama Laskar Mataram, tetapi masih bisa ditepis kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.
Borneo FC kembali menekan tak lama berselang.
Kali ini Marcos Astina hampir membawa tuan rumah unggul setelah tendangannya membentur tiang gawang PSIM. Skor 0-0 masih bertahan.
Peluang balasan juga didapat PSIM Yogyakarta pada menit ke-26.
Andy Setyo menyambut umpan sepak pojok dengan sundulan, namun bola kembali membentur tiang gawang Borneo FC.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. Kaio Nunes mencetak gol bagi Borneo FC melalui situasi sepak pojok.
Gol tersebut sempat dianulir wasit Muhammad Nazmi, namun setelah tinjauan VAR, gol Kaio Nunes dinyatakan sah. Borneo FC unggul 1-0.
Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, tak ada gol tambahan tercipta.
PSIM Yogyakarta pun harus turun minum dengan ketertinggalan satu gol dari tuan rumah Borneo FC Samarinda. (*)