2026, Dinas PUPR Bangun Lima Proyek Jalan 3,3 Kilometer
February 01, 2026 08:50 PM

MANGGAR, BABEL NEWS - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan mengerjakan lima proyek jalan pada tahun 2026 ini. Total panjang jalan yang akan dibangun mencapai 3,3 kilometer, dengan anggaran sebesar Rp6,5 miliar. 

Kepala DPUPRP2RKP Kabupaten Belitung Timur, Idwan Fikri mengungkapkan, lima proyek jalan itu akan dikerjakan dua bidang berbeda, yakni Bidang Bina Marga dan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman. 

"Tiga proyek jalan, yakni peningkatan dan rehab maupun pelebaran jalan kabupaten di bawah Bidang Bina Marga. Sedangkan dua lainnya, berupa jalan lingkungan di bawah Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman," ungkap Idwan Fikri dalam rilis Diskominfo Belitung Timur, Jumat (30/1). 

Adapun proyek peningkatan dan rehap maupun pelebaran jalan kabupaten terdiri dari rehab jalan kabupaten ruas Desa Cendil-Sungai Padang di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 568 meter dengan anggaran Rp1,1 miliar. Kemudian, pelebaran Jalan Selendang di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 401 meter dengan anggaran Rp1,1 miliar.        

Proyek yang ketiga yakni pelebaran jalan kabupaten Kelubi-Tanjung Rawe di Kecamatan Manggar sepanjang 836 meter dengan anggaran Rp2,5 miliar. Proyek ini dibiayai melalui dana bagi hasil sawit.

"Untuk jalan lingkungan yang pertama, di dalam Kecamatan Manggar sepanjang 927 meter, anggarannya Rp1,1 miliar. Sedangkan yang kedua, di Kecamatan Kelapa Kampit itu nilainya Rp746 juta, dengan panjang 592 meter," ujar Idwan Fikri.

Selain proyek jalan, DPUPRP2RKP Kabupaten Belitung Timur juga akan membuat drainase irigasi tambak di Desa Gantung Kecamatan Gantung. Proyek irigasi sepanjang 460 meter ini akan menelan biaya kurang lebih Rp1,5 miliar. 

"Kegiatannya di Bidang Sumber Daya Air, jadi kita melestarikan atau mendukung dari tambak yang ada di masyarakat Gantung. Tambak air payau, jadi kita buatkan irigasi tambaknya," jelas Idwan Fikri.

Dirinya mengakui, kondisi keuangan negara dan daerah yang masih mengalami efisiensi membuat banyak proyek fisik pembangunan tertunda. Bahkan pihaknya hanya menerima anggaran Rp36 miliar di tahun 2026 ini. 

"Anggaran itu sudah termasuk belanja pegawai. Kalau untuk proyek fisik, pemeliharaan dan lain-lain lebih kurang lebih Rp17 miliar," kata Idwan Fikri.

Padahal DPUPRP2RKP masih mempunyai banyak pekerjaan rumah salah satunya rehab rumah layak huni yang masuk dalam program prioritas Pemkab Belitung Timur dengan target 1.000 rumah. Meski begitu, Idwan Fikri menyatakan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman sudah menganggarkan rehab sebanyak 180 rumah di tahun 2026 ini.   

"Masih belum sehat, sama kayak tahun lalu. Anggaran itu untuk semua kegiatan yang ada, baik jalan untuk pemukiman, hingga Bansos untuk dibagikan ke masyarakat," ujarnya. (dol)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.