Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Inovasi baru hadir di Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Sebuah pesawat Boeing 737 yang sudah tidak beroperasi lagi kini ditempatkan di halaman Asrama Haji Aceh.
Tujuannya sebagai wahana edukasi dan simulasi perjalanan udara bagi calon jamaah haji dan umrah.
Kehadiran pesawat ini menjadi terobosan penting, sekaligus digadang sebagai wahana manasik pertama di Indonesia yang menggunakan replika pesawat sungguhan.
Pesawat Boeing 737 tersebut bukan lagi pesawat operasional, melainkan mockup yang dimanfaatkan secara fisik untuk kebutuhan edukasi.
Dengan adanya wahana ini, calon jamaah haji dan umrah, khususnya yang berusia lanjut atau belum pernah naik pesawat, dapat merasakan pengalaman nyata sebelum keberangkatan.
Baca juga: Pesawat di Asrama Haji Aceh Ditargetkan Jadi Wahana Manasik Pertama di Indonesia
Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah yang meninjau langsung progres pembangunan wahana itu pada Sabtu (31/1/2026), menegaskan, bahwa fasilitas ini memiliki nilai historis.
Menurutnya, Aceh memiliki peran besar dalam sejarah penerbangan nasional.
Sehingga kehadiran pesawat di Asrama Haji Aceh menjadi simbol pengabdian dan pengorbanan para pendahulu demi Indonesia.
Dalam skema yang dirancang, seluruh jamaah umrah dari Aceh nantinya akan dipusatkan di Asrama Haji.
Proses manasik, pemeriksaan x-ray, hingga cap paspor dilakukan di lokasi tersebut.
Setelah itu, jamaah akan naik bus menuju pesawat Boeing 737 untuk simulasi perjalanan.
“Dengan sistem ini, jamaah berangkat umrah dari Aceh bisa merasakan pengalaman seperti berhaji,” ungkapnya.
Baca juga: Asrama Haji Aceh Hadirkan Pesawat, Wagub Tinjau Proses Pembangunan Untuk Simulasi Perjalanan Ibadah
“Ini akan sangat membantu, terutama bagi jamaah lansia agar lebih siap dan tidak canggung saat benar-benar melakukan perjalanan,” ujar Wakil Gubernur Aceh.
Skema ini diyakini mampu menghemat waktu sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah di Aceh.
Menurutnya, fasilitas ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.
General Manager (GM) Garuda Indonesia wilayah Aceh, Nano Setiawan, turut hadir dalam peninjauan.
Ia menyampaikan bahwa wahana pesawat ini akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi jamaah umrah.
“Kami berharap calon jamaah dapat memanfaatkan fasilitas Asrama Haji Aceh yang kini semakin memadai agar lebih nyaman dan siap sebelum keberangkatan,” ujarnya.
Selain itu, keberadaan pesawat Boeing 737 ini juga diproyeksikan menjadi destinasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Asrama Haji Aceh.
Baca juga: Perusahaan Pesawat Boeing Sedang Dalam Masalah Besar, Akankah Dunia Penerbangan Tinggalkan Boeing?
Peninjauan pembangunan wahana pesawat Boeing 737 di Asrama Haji Aceh turut dihadiri oleh Kepala UPT Asrama Haji Aceh, Irsyadi, SE.Ak, MSi, serta perwakilan vendor pembangunan dari PT Naka Avia Sakti, Sukandar.
Kolaborasi lintas pihak ini menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi jamaah sekaligus masyarakat luas.
Dengan adanya wahana simulasi pesawat ini, Asrama Haji Aceh tidak hanya berfungsi sebagai tempat manasik, tetapi juga sebagai pusat edukasi perjalanan ibadah.
Kehadiran pesawat Boeing 737 diharapkan menjadi ikon baru Aceh dalam pelayanan haji dan umrah, sekaligus memperkuat citra Aceh sebagai daerah yang peduli terhadap kenyamanan jamaah.(*)