TRIBUNSUMSEL.COM -- Penyanyi Pinkan Mambo kembali menceritakan perjuangan setelah memilih banting stir jadi pengusaha dengan berjualan donat.
Pinkan Mambo menegaskan dirinya mau jadi pengusaha agar ia bisa punya banyak uang, serta tidak bekerja dengan orang lain lagi.
"Aku pengin jadi pengusaha, pengin jadi triliuner. Maksudnya pengin punya usaha yang bangun tidur melek udah bikin uang," kata Pinkan Mambo ketika ditemui di kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten melansir dari Tribunnews.com, Minggu (1/2/2026).
Setelah menjadi pengusaha selama beberapa tahun, Pinkan mengklaim hanya dengan melakukan live TikTok selama satu jam, ia bisa meraup omzet jutaan rupiah.
"Aku cuma keranjang kuning aja, sejam aja aku nge-live itu udah dapat Rp 2 juta. Enggak usah main TikTok (lama-lama)," ucap wanita berusia 45 tahun itu.
Mantan personel grup musik Ratu itu harus menerima kenyataan kalau keinginannya tak seindah mimpi.
Meski dapat omzet Rp 2 juta sehari, ia masih menunggak gaji karyawan.
"Aku banyak utang-utang yang harus aku bayar, gaji pegawai aku. Sampai hari ini aku masih sering nangis karena pegawai aku belum dilunasin," jelasnya.
Pemilik nama lengkap Pinkan Ratnasari Mambo ini merinci beban gaji tersebut terasa berat, karena jumlah pegawainya yang cukup banyak, walaupun dalam sehari ia memberikan upah sebesar Rp 100 ribu.
"Sehari tuh Rp 100 ribu doang, karena kan ada 13 orang, jadi Rp 100 ribu perorangan juga jadi Rp 1,3 juta kan, Mbak. Jadi berat buat aku," ungkapnya.
Kendati demikian Pinkan bersyukur bukan mental pengemis. Ia tidak meminta minta pekerjaan ke orang lain, agar ia bisa menutupi gaji karyawan.
Bagi Pinkan, menjadi pengusaha memberinya kebebasan untuk tidak mengemis pekerjaan, karena ingin membuktikan bahwa ia bisa berdiri di kaki sendiri tanpa harus diinjak-injak harga dirinya.
"Jadi gue juga mau show up ke orang-orang kalau orang kaya itu bebas. Orang kaya bisa nolak. Kenapa gue bisa nolak? Karena gue punya omzet dari TikTok," terangnya.
Bahkan Pinkan Mambo secara tegas sempat menolak tawaran manggung dengan honor Rp 100 juta, karena orang yang mengundangnya terlalu bertele-tele.
"Tadi barusan aku baru nolak tuh Rp 100 juta. Ngapain aku ambil? Dia mau ketemu aku dulu, apa dulu. Ngapain gitu lho? Udah tahu official my phone number itu enggak berubah-berubah," ujar Pinkan Mambo.
(*)