TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik sebanyak 144 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Di balik pelantikan tersebut, terdapat lima pejabat yang harus kehilangan jabatan atau nonjob akibat penggabungan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Pelantikan, pengukuhan, serta pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Sabtu (31/1/2026) malam.
Total pejabat yang dilantik berjumlah 144 orang, terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran struktur birokrasi sekaligus peningkatan kinerja aparatur sipil negara dalam mendukung percepatan pembangunan serta penguatan pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.
Berikut daftar nama 72 pejabat eselon II dan eselon II Pemerintah Kota Sungai Penuh yang dlantik, kemarin malam.
Berikut daftar 9 pejabat eselon II di jajaran Pemkot Sungai Penuh yang dilantik Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.
1. Yz Oktavianus sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
2. Sunardi sebagai Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
3. Dafri sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
4. Aflizar sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.
5. Alpianti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk.
6. Suharman sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan.
7. Tiarudin sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja.
8. Joni Zeber sebagai Kepala Bappeda dan Riset Daerah.
9. Dedi Wahyudi sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Berikut daftar 9 pejabat eselon II di jajaran Pemkot Sungai Penuh yang dilantik Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.
1. Mila Honovia sebagai Irban I.
2. Leni Yunilza sebagai Sekretaris BPBD.
3. Mahasa Erlangga sebagai Kabag Perundang-undangan DPRD.
4. Qory Ekaswati sebagai Kabag Anggaran DPRD
5. Indri Firman sebagai Kabid Bappeda.
6. Alfred Yoza sebagai Kabag Administrasi Pembangunan Setda.
7. Azar Deni sebagai Sekcam Sungai Bungkal.
8. Maryani sebagai Kabid Koperasi.
9. Reni Kurnia sebagai Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM.
10. Eko Purnaputra sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes.
11. Marlinda Angriawan sebagai Direktur RSUD Bakri.
12. Mona Fitri Anggraini sebagai Kabid Perencanaan, Evaluasi, dan Sistem Informasi Bapenda.
13. Heri Irawan sebagai Kabid Pendapatan Pajak Daerah Bapenda.
14. Eva Marni sebagai Kabid Bappeda.
15. Pebrinida Sasmita sebagai Kabid Bappeda.
16. Marman sebagai Kabid Perhubungan.
17. Helmi sebagai Kabid Sarana dan Prasarana Damkar.
18. Mira Satriani sebagai Kabid Pembinaan PAUD Disdik.
19. Deri Napolion sebagai Kabid Pembinaan Disdik.
20. Romi Wijaya sebagai Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes.
21. Rinda Purmasari sebagai Kabid Pelayanan dan Keperawatan RSU.
22. Febria Kusuma sebagai Kabid Pelayanan Penunjang RSU.
23. Dewi Erlina sebagai Kabid Keuangan dan Perencanaan RSU.
24. Leo Candra Kusnadi sebagai Sekretaris Budparpora.
25. Edwin Dwi Lesmana Putra sebagai Kabid Perencanaan Bappeda.
26. Depin Trisna Dewi sebagai Kabid Pengembangan Kompetensi BKPSDM.
27. Nova Rozi sebagai Kabid Sarana dan Prasarana Dishub.
28. Sandra Febrial sebagai Kabid Pengelolaan BMD BKAD.
29. Neli Madyawati sebagai Sekretaris PPPA.
30. Herlinda sebagai Kabid PPPA.
31. Osman sebagai Kabid Perikanan.
32. Dadang Sofriadi sebagai Kabid Satpol PP.
33. Despia Safitri sebagai Kabid Lingkungan Hidup.
34. Agustian Heri sebagai Sekretaris BKAD.
35. Fajri sebagai Sekretaris Badan Pendapatan.
36. Amrizon sebagai Kabag Pemerintahan.
37. Rozalek Basayrin sebagai Kabag Ekonomi.
38. Liza Permana Sari sebagai Sekretaris PUPR.
39. Yulizar sebagai Sekretaris Satpol PP.
40. Gusti Kurnia sebagai Sekretaris PTSP.
41. Sonya Lesmana sebagai Sekretaris Diskoprasi.
42. Yafrizal sebagai Kabid Dinas Kesehatan.
43. Firta Melyati sebagai Sekretaris Pertanian.
44. Dita Autri sebagai Kabid PUPR.
45. Teddy Adrian sebagai Kabid Perumahan PUPR.
46. Dede Kostri sebagai Kabid Bina Marga PUPR.
47. Ari Susanti sebagai Kabid Cipta Karya PUPR.
48. Farya sebagai Kabid Sosial.
49. Setia Dwi Putri sebagai Kabid PTSP.
50. Fidya Putra sebagai Kabid PTSP.
51. Davit Setiawan sebagai Kabid Koperasi.
52. Widya Roza sebagai Kabid Tanaman Hortikultura.
53. Rini Misda Safrini sebagai Kabid Ketahanan Pangan.
54. Reti sebagai Kabid PPPP dan KB.
55. Surya Anggraini sebagai Kabid Ekonomi Kreatif.
56. Nirpa sebagai Kabid Pemuda.
57. Endang Kurniawan sebagai Kabid Olahraga.
58. Sulastri sebagai Kabid Bappeda.
59. Ike Kurniawan sebagai Kabid Anggaran BKAD.
60. Puti Mayangsari sebagai Kabid Akuntansi.
61. Intan Suri sebagai Kabid PBB dan BPHTB.
62. Eliya Gusniardi sebagai Kabid Budaya.
63. Reno Hanjoni sebagai Kabid Perben.
Arahan Wakil Wali Kota
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi juga bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara profesional dan berintegritas.
“Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, loyal, dan berintegritas.
"Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Sungai Penuh dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wawako Azhar Hamzah.
Ia turut mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik mampu beradaptasi dengan dinamika pemerintahan, meningkatkan kinerja masing-masing OPD, serta memperkuat sinergi demi mewujudkan visi pembangunan daerah.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah OPD akan digabung sebagai bagian dari penataan struktur organisasi pemerintahan daerah.
Beberapa dinas yang direncanakan dilebur antara lain Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) ke dalam Dinas Pariwisata, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang akan digabung dengan Dinas Pertanian.
Selain itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diaperkim) akan disatukan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Balitbangda juga direncanakan bergabung dengan Bappeda.
Sementara itu, struktur Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) turut disederhanakan menjadi dua instansi, salah satunya adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Berikut Daftar Pejabat Nonjob karena Penggabungan OPD.
- Safrizal, sebelumnya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
- Khaidirman, sebelumnya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
- Boby Arisandi, sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
- Khalik Munawar, sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.
- Damhar, sebelumnya Kepala Badan Ketahanan Pangan
Baca juga: Daftar 5 Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh Kena Nonjob karena Merger OPD
Baca juga: Pemkab Muaro Jambi Panggil Seluruh Kepala SPPG setelah 145 Orang Diduga Keracunan MBG
Baca juga: Wabah Kusta dan Cerita Para Perindu Pulang ke Muara Jambi di Balik Topeng Labu