Dokter, Apa Saja Dampak Banjir terhadap Kesehatan yang Perlu Diwaspadai?
February 02, 2026 05:42 AM

Pertanyaan:

“Dokter, banyak orang menganggap banjir hanya masalah air tapi apa bahaya tak terlihat yang sebenarnya lebih perlu diwaspadai dari sisi kesehatan dokter?”

Pertanyaan dari jurnalis TribunHealth.com, dalam Talk Show Healthy Talk “Banjir dan Pertolongan Pertama, Cara Aman Selamatkan Diri dan Keluarga” yang tayang di YouTube TribunHealth.com dan Tribunnews pada Rabu, 10 Desember 2025.

Jawaban dr. Muhammad Fiarry Fikaris, M.Sc:

“Jadi untuk banjir sendiri ini kan memang selain dampak secara fisik ya yang kita lihat bahwa ada banyak mungkin kerusakan properti, ada kendaraan hanyut, tapi juga ada bahaya kesehatan di situ.

Jadi bahaya kesehatannya bisa terbagi berbagai macam.

Yang pertama tentunya pasti penyakit infeksi ya.

Karena pada banjir kondisi air kotor, lalu juga ketika di penampungan (pengungsian) kita tinggal berdesak-desakan dengan orang sehingga bisa penularan lewat udara, infeksi udara, bisa lewat cairan atau lewat air yang kurang bersih, dan juga bisa lewat jalur-jalur penularan lainnya.

Nah, selain itu juga ada bahaya lainnya misalkan pada orang-orang dengan penyakit jangka panjang yang mereka tidak bisa mengakses ke fasilitas kesehatan.

Sehingga pengobatannya terhambat dan juga sulit mendapatkan terapi yang maksimal karena terhalang aksesnya oleh banjir itu tadi.”

Baca juga: Mitos atau Fakta, Mandi Air Hangat Saat Musim Hujan Bikin Kulit Kering?

Simak penjelasan lengkapnya dalam tayangan berikut.

Hal yang perlu diperhatikan saat banjir

Saat musim hujan dan rawan banjir, menjaga kesehatan menjadi prioritas utama beriring dengan meningkatnya risiko penyakit.

Ini karena air banjir dapat terkontaminasi limbah dan kotoran, yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare akut, tifus, dan leptospirosis.

Leptospirosis, khususnya, perlu diwaspadai karena bakteri dari kencing tikus dapat masuk melalui kulit yang terluka.

Selain itu, genangan air pasca banjir menjadi tempat berkembang biak nyamuk, sehingga potensi demam berdarah dan malaria juga meningkat.

Infeksi saluran pernapasan dan masalah kulit seperti gatal-gatal serta iritasi mata juga kerap terjadi akibat paparan langsung dengan air kotor dan lingkungan yang lembab.

Untuk mencegahnya, hindari kontak langsung dengan air banjir bila memungkinkan. 

Jika harus terjun ke genangan, gunakan pelindung seperti sepatu boots dan sarung tangan.

Untuk konsumsi, hanya gunakan air yang telah dimasak hingga mendidih dan makanan yang terjaga kebersihannya.

Segera bersihkan diri dengan sabun dan air bersih setelah terpapar air banjir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.