TRIBUNHEALTH.COM - Sembelit pada anak adalah kondisi yang cukup sering terjadi dan kerap membuat orang tua khawatir.
Anak dikatakan mengalami sembelit jika buang air besar (BAB) kurang dari tiga kali seminggu, tinja keras, kering, atau anak tampak kesakitan saat BAB.
Kabar baiknya, sebagian besar kasus sembelit ringan pada anak bisa ditangani dengan pertolongan pertama sederhana di rumah.
Baca juga: 7 Cara Mudah untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak
Gejala Sembelit pada Anak
Sebelum memberikan pertolongan pertama pada anak yang sembelit, orang tua perlu mengenali gejala sembelit yang terjadi pada anak.
Jika gejala ini muncul, orang tua bisa segera melakukan langkah-langkah pertolongan pertama berikut.
Baca juga: 7 Tips Mudah Cegah ISPA yang Rentan Menyerang Anak-anak
Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Sembelit
Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah saat menjumpai si kecil yang mengalami sembelit.
1. Batasi memberikan produk susu
Saat anak mengalami sembelit, ada baiknya orang tua berhenti memberikan berbagai produk susu pada anak.
Ini karena susu dapat memperlambat pergerakan usus pada beberapa anak.
Untuk anak yang berusia di atas 2 tahun, disarankan untuk membatasi asupan susu hingga sekitar 16 ons atau 500 ml per hari.
2. Perbanyak asupan cairan
Jika anak mengalami sembelit, hal paling mudah yang bisa dilakukan orang tua adalah memperbanyak asupan cairan untuk si kecil.
Pastikan anak banyak minum air putih atau bisa juga diberikan cairan lain seperti jus apel atau jus prune untuk membantu melunakkan tinja.
Memberikan cairan ekstra saat anak sembelit sangat penting, ini karena kekurangan cairan dapat memperparah kondisi tersebut.
Menurut Kids Health, anak usia sekolah setidaknya perlu mendapatkan asupan cairan sekitar 3-4 gelas per hari.
Baca juga: 3 Tanda Sistem Imunitas Anak Mulai Menurun, Bisa Ganggu Tumbuh Kembangnya
3. Perbanyak asupan serat
Memberikan asupan serat juga dapat membantu meredakan sembelit yang dialami oleh si kecil.
Misalnya, anak di atas 1 tahun bisa diberikan berbagai macam buah dan sayuran, terutama yang mengandung serat tinggi seperti apel, pir, hingga pruen.
Selain itu, memberikan seral gandum atau roti gandum juga dapat membantu melunakkan tinja dan meredakan sembelit.
4. Buat jadwal makan dan rutinitas toilet
Untuk mencegah terjadinya sembelit pada anak, sebaiknya orang tua mengatur jadwal makan secara teratur agar dapat merangsang refleks BAB pada anak.
Setelah sarapan, cobalah untuk membiasakan anak duduk di toilet selama beberapa menit untuk membantu mendorong kebiasaan BAB yang sehat.
Tak hanya itu, cobalah untuk mengatur postur tubuh anak saat duduk di atas toilet.
Pastikan tubuh anak dalam kondisi tegak, tidak menyilangkan kaki, dan kaki tidak menggantung di udara agar posisi bokong lebih terbuka.
Baca juga: 6 Rekomendasi Pelembap Bibir Anak, Aman dan Tidak Bikin Iritasi
5. Konsultasi dengan dokter terkait penggunaan obat pencahar
Jika beberapa langkah di atas tidak membuahkan hasil, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter terkait penggunaan obat sembelit pada anak.
Untuk kasus yang serius, dokter anak biasanya akan merekomendasikan pencahar seperti polyethylene glycol (PEG) yang aman digunakan oleh anak-anak sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
Hindari menggunakan obat pencahar tanpa resep dokter, karena bisa menimbulkan efek samping.
Itulah beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan di rumah untuk mengatasi sembelit pada anak.
(Tribunhealth.com)
Baca juga: 6 Rekomendasi Sunscreen Terbaik Bagi Anak, Jaga Kesehatan Kulit Sejak Dini