Pertama adalah Marcos Santos mewaspadai kekuatan baru Persijap yang diprediksi berikan kejutan bagi Singo Edan.
Selain itu Arema FC yang bermain lawan Persijap sore ini diprediksi bermain all out.
Arema FC bersiap menghadapi ujian penting saat menjamu Persijap Jepara pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (2/2/2026). Meski bermain di kandang sendiri, Singo Edan tak ingin lengah karena menilai kekuatan tim tamu kini jauh berbeda dibanding pertemuan pertama musim ini.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan bahwa Persijap telah mengalami banyak perubahan, terutama dalam komposisi pemain. Kehadiran sejumlah rekrutan anyar membuat Laskar Kalinyamat tampil lebih berbahaya, khususnya di sektor serangan.
“Persijap sekarang berbeda dengan putaran pertama. Mereka mendatangkan pemain baru, salah satunya dari Liga India,” ujar Marcos.
Tak hanya soal pemain, perubahan di kursi pelatih juga menjadi perhatian Arema. Masuknya Divaldo Alves sebagai pelatih kepala dinilai membawa dampak signifikan. Hal itu terlihat dari hasil positif Persijap pada laga terakhir, saat mereka mampu menaklukkan PSM Makassar dengan skor meyakinkan 2-0.
Sorotan utama Marcos tertuju pada striker anyar Persijap, Iker Guarrotxena. Penyerang asal Spanyol itu dikenal memiliki insting gol tajam dan pengalaman bermain di level tinggi bersama Athletic Bilbao B dan FC Goa.
“Iker adalah striker yang tahu cara mencetak gol, sangat berbakat, dan datang dari musim yang bagus sebelumnya,” kata Marcos.
Guarrotxena langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol di laga debut bersama Persijap, sekaligus membantu tim barunya meraih kemenangan atas PSM. Menurut Marcos, kehadiran pemain seperti ini bisa menjadi pembeda dalam pertandingan.
Meski menyadari ancaman dari tim tamu, Arema FC tetap membidik kemenangan penuh. Marcos berharap dukungan Aremania di Stadion Kanjuruhan mampu menjadi energi tambahan bagi timnya.
Pelatih asal Brasil itu juga menegaskan bahwa putaran kedua BRI Super League akan menjadi momentum kebangkitan Arema. Ia menilai posisi Singo Edan saat ini belum mencerminkan kualitas sesungguhnya.
“Kami harus lebih kuat lagi di putaran kedua. Arema FC tidak pantas berada di situasi sekarang,” tegas Marcos.
Ia menambahkan, timnya akan berusaha memperbaiki posisi secara bertahap dan kembali bersaing di papan atas.
“Kami harus memperbaiki peringkat, pelan-pelan naik ke atas,” tandasnya.
2. Arema FC vs Persijap Jepara: Singo Edan Bidik Kebangkitan di Stadion Kanjuruhan
Arema FC bertekad bangkit saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin (2/2/2026) pukul 15.30 WIB.
Berstatus sebagai tuan rumah, Singo Edan diprediksi tampil all out demi mengamankan tiga poin penting. Dukungan penuh dari Aremania diyakini menjadi kekuatan tambahan bagi skuad asuhan Marcos Santos untuk kembali ke jalur kemenangan.
Arema datang ke pertandingan ini dengan motivasi besar setelah menelan kekalahan 0-2 dari Dewa United pada laga sebelumnya. Kekalahan itu menjadi cambuk bagi tim untuk tampil lebih agresif dan penuh determinasi di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa pertandingan melawan Persijap tidak akan berjalan mudah. Ia menilai tim tamu kini tampil dengan semangat baru usai melakukan perubahan besar di dalam skuad.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka baru saja melakukan perubahan, baik pemain maupun staf pelatih. Tapi tidak ada alasan bagi kami. Kami harus menang dan bangkit dari kekalahan di pertandingan terakhir,” ujar Marcos.
Marcos juga menekankan bahwa bermain di kandang sendiri harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
“Kami harus lebih fight, apalagi ini laga kandang. Ini waktunya kami mendapatkan tiga poin,” tegasnya.
Dari sisi persiapan, Arema kini tampil lebih solid dengan kehadiran dua pemain baru, Gabriel Silva dan Joel Vinicius. Keduanya dinilai cepat beradaptasi dan memberi warna baru dalam permainan tim.
“Persiapan kami cukup bagus. Kehadiran Gabi dan Joel sangat membantu. Mereka sudah berlatih bersama tim dan membuat skuad ini lebih kuat. Ini modal yang bagus untuk putaran kedua,” jelas pelatih asal Brasil itu.
Namun, Arema tetap diminta waspada. Persijap Jepara yang kini berada di zona degradasi justru datang dengan motivasi tinggi. Di bawah arahan Divaldo Alves, tim asal Jawa Tengah itu diprediksi memberikan perlawanan sengit demi keluar dari tekanan papan bawah.
Marcos pun mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan.
“Bagaimanapun, kami harus tetap menghormati Persijap. Mereka juga tim yang baru ganti pelatih dan pasti datang dengan motivasi tinggi,” tandasnya.
Duel Arema FC vs Persijap Jepara dipastikan menjadi laga menarik, mempertemukan ambisi kebangkitan tuan rumah dan tekad bertahan hidup tim tamu di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
(tribunmataraman.com)