TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harg Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir Januari 2026 berakhir menguat.
Tercatat, Jumat (30/1.2026), IHSG ditutup menguat 97,40 poin atau 1,18 persen menjadi 8.329,61.
Sepanjang perdagangan hari itu, investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp 1,53 triliun di seluruh pasar.
Baca juga: Kejaksaan Agung Ikut Selisik Penyebab di Balik Anjloknya IHSG Secara Mendadak
Sedangkan di pasar tunai dan pasar negosiasi, investor asing mencatat net buy atau beli bersih Rp 338,36 miliar.
Saham-saham dengan net buy terbesar asing di antaranya:
Kemudian, saham yang banyak dijual asing yakni:
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan untuk perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG masih berpotensi mengalami tekanan lanjutan, khususnya dari sisi aliran dana asing yang masih menyesuaikan portofolio pasca pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Secara teknikal, lanjut Reza, IHSG memiliki support psikologis di area 8.000, dengan resistance terdekat di kisaran 8.400–8.500.
"Pergerakan diperkirakan masih volatil dan cenderung selektif," kata Reza.
Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana berpendapat IHSG berpeluang menguat dengan support 8.094 dan resistance 8.498,
"Kami memperkirakan sentimen MSCI dan downgrade masih membayangi namun demikian ada peluang IHSG melanjutkan technical reboundnya," ucap Herditya.