Denada Akui Ressa Rossano Anak Kandung, Ungkap Alasan Terpisah Sejak Bayi
February 02, 2026 02:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Penyanyi sekaligus aktris Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan akhirnya secara terbuka mengakui bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya.

Pengakuan itu disampaikan Denada melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @denadaindonesia pada Senin, 2 Februari 2026.

Pengakuan tersebut langsung menjadi perhatian publik karena selama bertahun-tahun, identitas Ressa sebagai anak kandung Denada tidak pernah diungkap secara terbuka. Dalam video itu, Denada tidak hanya mengakui hubungan darah mereka, tetapi juga menyampaikan permintaan maaf mendalam karena tidak bisa membesarkan Ressa sejak bayi.

“Saya Denada Tambunan, menyatakan Ressa Rossano adalah anak kandung saya, dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena tidak hidup bersama saya dari bayi,” ujar Denada, dikutip Senin (2/2/2026).

Pengakuan ini menjadi titik balik dari kisah panjang yang selama ini hanya menjadi perbincangan tertutup di lingkungan keluarga.

Baca juga: Profil Adjie Pangestu yang Dituding Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano, Hanya Satu Kali Ketemu Denada

Pengakuan Terbuka Setelah Puluhan Tahun

PENGAKUAN DENADA - Penyanyi dan juri ajang pencarian bakat menari, Denada Tambunan usai konferensi pers Amazing Dance Indonesia di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/9/2024). Denada akui Ressa Rosano sebagai anak kandungnya (KOMPAS.com/MELVINA TIONARDUS) (KOMPAS.com/MELVINA TIONARDUS)

Dalam unggahan tersebut, Denada menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak membesarkan Ressa bukanlah hal yang mudah.

 Ia mengakui kesalahannya dan menyebut bahwa keputusannya di masa lalu merupakan bentuk kekhilafan besar.

“Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Saya juga mau minta maaf kepada Ressa karena setelah sekian lama, baru sekarang saya memberi tahu kalau dia anak kandung saya. Itu kebodohan saya yang amat sangat,” lanjutnya.

Istilah kondisi psikis tidak layak merujuk pada keadaan kesehatan mental yang tidak stabil, yang membuat seseorang merasa tidak mampu menjalani peran penting, termasuk sebagai orang tua.

Denada mengakui bahwa kondisi mentalnya saat itu membuatnya merasa tidak pantas membesarkan seorang anak.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mencari pembenaran atas keputusan masa lalu, melainkan mengakui kesalahan tersebut sepenuhnya.

“Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf,” tegas Denada.

Dititipkan Sejak Usia 10 Hari

Ressa diketahui dititipkan kepada keluarga Dino Rossano, adik dari Emilia Contessa, sejak usianya baru 10 hari.

Selama puluhan tahun, Ressa tumbuh dan dibesarkan oleh keluarga angkatnya tanpa mengetahui secara terbuka siapa ibu kandungnya.

Denada mengakui bahwa keputusan itu diambil dalam kondisi emosional yang berat.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak pernah hadir secara langsung dalam kehidupan Ressa.

“Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa, karena Ressa tidak hidup bersama saya,” imbuhnya.

Harapan untuk Dimaafkan

Kini, Denada hanya bisa berharap agar Ressa mau membuka pintu maaf untuknya. Ia menyadari bahwa luka yang ditinggalkan bukanlah sesuatu yang bisa sembuh dalam waktu singkat.

“Saat ini saya cuma bisa berdoa dan berharap, semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya. Saya masih harus banyak belajar menjadi ibu untuk anak-anak saya,” tutur Denada.

Ia menegaskan bahwa dirinya masih terus berproses untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Permintaan Maaf kepada Keluarga Besar

Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada mendiang ibunya serta seluruh adik-adiknya.

“Dan saya juga minta maaf kepada almarhumah mama, juga minta maaf kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni semua dosa saya,” tutup Denada.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari rekan sesama artis dan warganet, yang berharap hubungan Denada dan Ressa bisa membaik ke depannya.

Ressa Sudah Tahu Sejak SMP

Ressa mengaku sebenarnya sudah mengetahui bahwa Denada adalah ibu kandungnya sejak duduk di bangku SMP. Namun, karena takut dan bingung, ia memilih memanggil Denada dengan sebutan “Mbak”.

“Sebetulnya mulai dulu (ingin) pengakuan. Tapi kan Ressa bingung mau ngomongnya gimana?” kata Ressa.

Saat melihat Denada memperjuangkan kesembuhan putrinya yang lain, Aisha, Ressa mengaku muncul rasa heran dan pertanyaan dalam dirinya.

“Aku sih enggak iri atau gimana, cuma lihat dari posisi Aisha sama Ressa sendiri kan berbeda,” ucap Ressa.

“Kenapa Ressa kok yang dibuang?” katanya sambil meneteskan air mata.

Gugatan Dugaan Penelantaran Anak

Ressa kemudian mendaftarkan gugatan terhadap Denada dengan dugaan penelantaran anak pada 26 November 2026 di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur.

Gugatan itu diajukan oleh Ratih Puspita Dewi, tante Denada yang juga membesarkan Ressa sejak bayi. Langkah hukum tersebut diambil setelah rasa kecewa dan sakit hati yang menumpuk selama puluhan tahun.

Sumber: https://www.kompas.com/hype/read/2026/02/02/125916766/minta-maaf-denada-ungkap-alasan-dulu-titipkan-ressa?page=all#page2.

Sumber: https://www.kompas.com/jawa-timur/read/2026/02/02/125000188/alasan-denada-terpisah-dari-ressa-rosano-sejak-bayi--kondisi-psikis.

Sumber: https://www.kompas.com/hype/read/2026/02/02/125916766/minta-maaf-denada-ungkap-alasan-dulu-titipkan-ressa?page=all#page2.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.