Ratusan Nakes Gelar Aksi Damai di DPRD Sangihe, SorotI Kesejahteraan hingga Jasa BPJS
February 02, 2026 04:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Ratusan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Nakes Sangihe (PNS) menggelar aksi damai di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (2/2/2025).

Aksi ini dipimpin oleh dr. Ceni Polakitang dan berlangsung tertib dengan titik akhir di Kantor DPRD Kepulauan Sangihe.

Aksi dimulai sekitar pukul 13.00 WITA dengan berkumpul di Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna.

Baca juga: Siap-siap ASN Umur 18-35 Tahun, Menhan Tegaskan 4.000 Aparatur Akan Jadi Komponen Cadangan

DEMO - Ratusan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Nakes Sangihe (PNS) menggelar aksi damai di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (2/2/2025).
DEMO - Ratusan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Nakes Sangihe (PNS) menggelar aksi damai di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (2/2/2025). (Tribun Manado/Eduard Joanly Tahulending)

Sekitar pukul 13.30 WITA, kurang lebih 150 orang massa PNNS bergerak menuju Kantor DPRD Kepulauan Sangihe.

Setibanya di lokasi, massa melakukan orasi sambil membawa spanduk, banner, dan poster yang berisi tuntutan terkait kesejahteraan tenaga kesehatan.

Sekitar pukul 14.00 WITA, para Nakes memasuki ruang sidang DPRD untuk mengikuti mediasi dan audiensi dengan wakil rakyat.

Dalam tuntutannya, PNS meminta agar persentase pembagian jasa pelayanan BPJS yang telah disepakati dalam rapat internal RSD Liun Kendage Tahuna dan dibacakan dalam rapat paripurna DPRD tidak diubah.

Mereka juga menolak penggunaan jasa pelayanan BPJS sebagai solusi untuk menutupi defisit anggaran rumah sakit.

Selain itu, massa aksi menuntut agar dana BPJS diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak, terutama pengadaan obat, serta tidak digunakan untuk pengeluaran yang dinilai tidak mendesak. 

PNS juga meminta penyetaraan TPP paramedis RUSD Liun Kendage Tahuna dengan TPP paramedis di puskesmas, serta menolak segala bentuk pemotongan kesejahteraan tenaga kesehatan.

Aksi damai ini merupakan bentuk kekecewaan tenaga kesehatan terhadap kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada pelaksana layanan kesehatan.

Meski demikian, PNS menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai sebagai sarana penyampaian aspirasi yang konstruktif.

Dalam audiensi tersebut, massa aksi menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kepulauan Sangihe yang telah menerima dan memfasilitasi penyampaian aspirasi tenaga kesehatan.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.