Kronologi Dapur SPPG di Bojonegoro Terbakar Dua Pegawai Terluka 
February 02, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id BOJONEGORO – Insiden Kebakaran melanda dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Senin (2/2/2026) dini hari.

Akibat insiden kebakaran tersebut dua orang pegawai SPPG dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Dua korban masing-masing bernama Ahmad Aditya Rizki Maulana (22), warga Desa Tulungagung, dan Dani Hidayat (25), warga Desa Kauman, Kecamatan Baureno.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke RS Krembangan Babat, Lamongan dan RSUD Bojonegoro.

Diduga Tabung Gas LPG Bocor

Kapolsek Baureno AKP M Sholeh menjelaskan, peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 00.30 WIB. Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas LPG berkapasitas besar yang menyambar api kompor di area memasak.

Baca juga: Resmi Dibuka SPPG Asemrowo, Unit Perdana Layani Ribuan Penerima Manfaat MBG 

“Awalnya salah satu korban mendengar suara seperti gas bocor dari tempat penyimpanan LPG 20 kilogram. Saat dilakukan pengecekan bersama rekannya, kebocoran justru semakin besar dan gas merambat ke area kompor,” kata AKP M Sholeh, Senin (02/02/2026).

Menurut dia, gas yang telah menyebar itu kemudian tersulut api kompor sehingga memicu kobaran api besar di area dapur.

Api Sambar Dua Pekerja SPPG

Api dengan cepat langsung menyambar dua pekerja yang saat itu sedang bekerja sebagai chef dapur.

Akibat kejadian itu, Ahmad Aditya Rizki Maulana dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara Dani Hidayat sempat dibawa ke Rumah Sakit Karangkembang Babat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Bojonegoro.

Baca juga: Kabar Gembira Bulan Ini Ratusan Pegawai Inti SPPG Surabaya Alih Status Jadi PPPK, Ini Syaratnya

Polisi memastikan sumber api berasal dari kebocoran gas LPG berkapasitas 50 kilogram yang menyambar api kompor di area memasak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus, menjelaskan, api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 00.46 WIB.

Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam dari Pos Baureno serta satu unit bantuan dari Damkar Kabupaten Lamongan.

"Ada sebanyak delapan personel yang diterjunkan," ujar Agus.

Akibat kebakaran tersebut, sekitar 40 persen isi dapur hangus terbakar. Bangunan dapur berukuran 7 x 4 meter mengalami kerusakan cukup parah. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 350 juta.

Meski demikian, bangunan utama SPPG seluas kurang lebih 400 meter persegi berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah.

“Selama proses pemadaman tidak ada kendala berarti yang dihadapi petugas,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.