TRIBUNTRENDS.COM - Setelah puluhan tahun terkunci dalam bungkam, sebuah rahasia besar dari kehidupan penyanyi Denada Tambunan akhirnya terkuak ke publik.
Dengan nada suara yang bergetar, mantan rapper kondang era 90-an tersebut secara terbuka mengakui sosok Ressa Rizky Rosano sebagai darah dagingnya yang selama ini terpisah.
Lewat sebuah video singkat berdurasi tiga menit yang diunggah di media sosial pribadinya, Denada membuka tabir masa lalu yang kelam.
Ia tak menampik bahwa dirinya telah meninggalkan Ressa sejak kecil.
Alasan kesehatan mental menjadi faktor utama di balik keputusan berat tersebut puluhan tahun silam.
Dalam pernyataan tersebut, Denada menyampaikan kalimat yang sangat menyentuh:
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya. Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi. Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” ungkap Denada dengan penuh penyesalan.
Baca juga: Denada Akui Ressa Rossano Sebagai Darah Dagingnya, Lisa Mariana Girang: Happy Banget, Alhamdulillah
Penantian selama 24 tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi Ressa untuk mendapatkan pengakuan.
Denada menyadari bahwa tindakannya di masa lalu adalah sebuah lubang besar dalam hidupnya yang sulit ditambal. Namun, kini ia memberanikan diri untuk memohon pengampunan dari sang putra.
“Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf. Saat ini saya cuma bisa berdoa dan saya hanya bisa berharap semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya,” lanjutnya lagi.
Baca juga: Reaksi Jerry Aurum Setelah Denada Akui Ressa Anak Kandungnya, Berharap Tak Drama Lagi: Aku Doakan
Hanya beberapa jam sebelum video pengakuan itu viral, Ressa sempat hadir di acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV pada Senin (2/2/2026).
Di hadapan pemirsa, pemuda ini menumpahkan seluruh beban di pundaknya.
Selama ini, ia hanya bisa menyapa Denada dengan sebutan 'Mbak' sebuah jarak yang sangat menyakitkan bagi seorang anak.
Sambil menahan isak tangis yang menyesakkan dada, Ressa mengungkapkan kerinduan yang sederhana namun sangat mendalam.
“Maunya panggil ibu,” ucap Ressa seraya menarik napas panjang.
“Maunya diakui saja, gak lebih, iya (dipeluk, disayang layaknya anak lain).”
Keajaiban hati Ressa terlihat saat ia justru merasa bersalah atas situasi yang terjadi, meski publik menilai dialah yang menjadi korban penelantaran.
Alih-alih menaruh dendam, Ressa justru berniat menunjukkan bakti yang luar biasa kepada wanita yang melahirkannya itu.
“Iya saya merasa bersalah aja, pikirannya kenapa sampai kayak begini, apa Ressa ada salah pas saya lahir atau bagaimana,” tuturnya sambil mengusap air mata.
Ressa bahkan menutup pernyataannya dengan sebuah keinginan yang meruntuhkan hati siapapun yang mendengar:
“Cuma pengin peluk aja, ibu, Ressa cuman pengin peluk, cuman pengin cium kaki ibu.”
Baca juga: Rico Tambunan Adik Denada Mulai Bahas Identitas Ayah Kandung Ressa Rizky: Saya Bisa Meraba-raba
Kini, setelah pengakuan resmi telah keluar dari lisan Denada, banyak pihak berharap ini menjadi awal baru bagi hubungan ibu dan anak yang sempat beku oleh waktu.
Kesediaan Ressa untuk memaafkan dan kerendahan hati Denada untuk mengakui kesalahan menjadi pengingat kuat tentang arti sebuah ikatan darah yang tak akan pernah bisa benar-benar putus.