Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Maskapai Susi Air resmi merilis jadwal penerbangan perintis untuk rute Kualanamu (Medan) – Rembele (Bener Meriah) Pulang-Pergi (PP) sepanjang kalender tahun 2026.
Kehadiran layanan ini diharapkan mampu terus mendukung konektivitas transportasi udara di wilayah pedalaman Aceh.
Sekaligus menjadi solusi efektif dalam memangkas waktu tempuh perjalanan darat yang biasanya memakan waktu hingga belasan jam.
Berdasarkan informasi resmi dari pihak Bandara Rembele, Senin (2/2/2026) penerbangan ini dijadwalkan beroperasi satu kali dalam seminggu, tepatnya setiap Kamis.
Untuk rute Kualanamu menuju Rembele, pesawat dijadwalkan berangkat pukul 10.20 WIB dan tiba pukul 11.15 WIB dengan harga tiket sebesar Rp 560.000/seat.
Sementara itu, untuk rute sebaliknya dari Rembele menuju Kualanamu, keberangkatan dijadwalkan pukul 11.15 WIB dan tiba pukul 12.20 WIB dengan tarif yang lebih ekonomis, yakni Rp 452.350/seat.
Penerbangan perintis ini menjadi pilihan utama bagi pebisnis maupun wisatawan yang ingin mengunjungi Tanoh Gayo dengan efisiensi waktu yang signifikan.
Hal itu karena durasi penerbangan hanya memakan waktu sekitar 55 menit.
Selain cepat, tarif tersebut dinilai tetap terjangkau bagi masyarakat luas lantaran mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Mengingat kapasitas pesawat perintis yang terbatas serta tingginya minat masyarakat pada rute ini.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang agar segera melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari guna memastikan ketersediaan kursi.
Untuk diketahui, Bandara Rembele terletak di Desa Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Indonesia.
Bandara ini berada di dataran tinggi Gayo, dekat Kota Redelong dan Takengon, dengan ketinggian sekitar 1.418 meter di atas permukaan laut.
Selain melalui jalur udara, untuk menuju Kabupaten Bener Meriah juga ada beberapa jalur darat utama yang bisa ditempuh yaitu:
Dari arah Banda Aceh melalui Takengon, dari arah Medan/Kualanamu melalui Lhokseumawe–Aceh Utara serta jalur alternatif via Bireuen.
Semua jalur ini sudah kembali fungsional pascabencana, meski beberapa ruas masih dalam tahap perbaikan. (*)
Baca juga: Pemkab Bener Meriah Pastikan Uang Jaga Malam Nakes RSUD Muyang Kute Segera Cair
Baca juga: Polres Bener Meriah Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Selama 14 Hari