Kolaborasi DPRD dan Seniman Sukoharjo Dorong Pemajuan Daerah Lewat Kebudayaan
February 02, 2026 08:44 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar hearing atau dengar pendapat untuk menyerap aspirasi masyarakat. 

Kali ini, aspirasi disampaikan oleh Gerbang Budaya Kabupaten Sukoharjo yang dipimpin langsung oleh ketuanya, Joko Ngadimin.

Hearing tersebut dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Sukoharjo, Debora Melani Rian Astuti, dan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo.

Dalam forum tersebut, Joko Ngadimin menyampaikan maksud dan tujuan pihaknya mengajukan permohonan hearing kepada DPRD Sukoharjo. 

Ia menegaskan pertemuan ini menjadi ruang penyampaian aspirasi, usulan, saran, serta diskusi terkait upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan di Kabupaten Sukoharjo.

"potensi kebudayaan yang dimiliki Sukoharjo sangat besar dan dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya yang berdaya saing, sekaligus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukoharjo," kata Joko Ngadimin, Senin (2/2/2026).

Baca juga: Mahasiswa Penerima Sukoharjo Pintar 2025 Kenalkan Program Beasiswa ke Siswa SMA/SMK

Melalui hearing ini, Gerbang Budaya Sukoharjo terus menjalin komunikasi rutin dengan DPRD dan Pemerintah Daerah guna mendorong pemajuan kebudayaan di Sukoharjo.

"Gerbang Budaya Sukoharjo juga mendorong agar potensi budaya lokal dikelola secara serius dan berkelanjutan, termasuk penguatan identitas Sukoharjo sebagai pusat pembuatan gamelan terbesar di dunia," terangnya. 

Potensi tersebut dinilai mampu memperkuat branding Sukoharjo sebagai Kota Gamelan jika didukung kebijakan yang kuat dan terintegrasi.

Selain itu, Gerbang Budaya Sukoharjo mengusulkan penetapan event budaya unggulan daerah berbasis jati diri lokal.

Seperti Sukoharjo Sound of Gamelan dan Sukoharjo Farming Art Festival, yang dapat diintegrasikan dengan peringatan Hari Wayang Nasional dan Hari Tari Nasional dalam program besar bertajuk Sukoharjo Spektakuler.

Tak hanya itu, Gerbang Budaya Sukoharjo juga mendorong penguatan anggaran kebudayaan, pengawasan kebijakan budaya, pelaksanaan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) secara sungguh-sungguh.

Sehingga inisiasi penyusunan Buku Sejarah DPRD Kabupaten Sukoharjo sebagai arsip resmi perjalanan kelembagaan daerah.

Gerbang Budaya Sukoharjo menegaskan akan terus menjadi mitra strategis DPRD dan Pemerintah Daerah dalam pemajuan kebudayaan, dengan harapan kebijakan yang berakar pada jati diri lokal dapat menjadikan kebudayaan sebagai pilar pembangunan Sukoharjo yang berkelanjutan.

Setelah mendengarkan paparan dan keterangan dari seluruh pihak, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukoharjo menyatakan dukungannya terhadap aspirasi yang disampaikan Gerbang Budaya Sukoharjo. 

Sekretaris Komisi IV DPRD Sukoharjo, Debora Melani Rian Astuti, mengatakan DPRD melalui mitra kerjanya, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, akan berupaya mengusulkan dukungan anggaran kebudayaan melalui rapat Badan Anggaran dan rapat komisi terkait," ujar Debora.

Nantinya, hasil hearing tersebut juga akan disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo sebagai bahan pertimbangan kebijakan lebih lanjut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.