Ribuan Jemaah Ikuti Ibadah Malam Nisfu Sya’ban di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
February 02, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Hujan yang mengguyur Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan  Senin (3/2/2026), membuat rangkaian ibadah Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin tidak dapat dilaksanakan di lapangan sebagaimana direncanakan.

Kondisi tersebut menyebabkan pelaksanaan ibadah dialihkan ke dalam ruangan masjid. Ribuan jemaah tetap mengikuti rangkaian ibadah meski kapasitas ruangan terbatas sehingga penataan posisi jemaah tidak dapat maksimal.

Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Muhammad Tambrin menyampaikan, permohonan maaf kepada jemaah atas perubahan tersebut.

Ia menyebut hujan yang turun sebagai hujan penuh berkah.

Suasana ibadah Malam Nisfu Sya'ban di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Senin (2/2/2026).
Suasana ibadah Malam Nisfu Sya'ban di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Senin (2/2/2026). (Banjarmasin Post/Aya Sugianto)

“Kita melihat hujan yang penuh berkah. Ibadah yang seharusnya dilaksanakan di lapangan terpaksa dialihkan ke dalam masjid. Kami mohon maaf karena posisi jemaah di dalam ruangan tidak bisa maksimal,” ujarnya.

Baca juga: Harga BBM Non Subsidi Turun, Cek Harga Pertamax Terbaru Hingga Pertalite di Kalsel

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Bayar Klaim Rp 1 Triliun, Ajak Bersama Lindungi Pekerja

Meski demikian, rangkaian ibadah Malam Nisfu Sya’ban tetap berlangsung dengan khusyuk.

Kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan salat taubat, salat hajat, serta pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali.

Selanjutnya, jemaah melaksanakan salat Isya berjamaah dan ditutup dengan salat sunnah tasbih.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalsel, menyampaikan sambutan kepada jemaah.

Ia mengingatkan bahwa umat Islam akan segera memasuki bulan suci Ramadan.

“Dalam dua pekan ke depan kita akan memasuki bulan Ramadan. Karena itu, mari kita mulai menyambut dan mempersiapkan diri menyongsong bulan suci tersebut,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Malam Nisfu Sya’ban dapat dimaknai sebagai momentum latihan spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah menjelang Ramadan.

“Nisfu Sya’ban ini menjadi latihan bagi kita untuk menjalani ibadah yang lebih baik di bulan Ramadan nanti,” katanya.

Meskipun hujan mengguyur, jemaah tetap khidmat hingga rangkaian ibadah Malam Nisfu Sya’ban selesai dilaksanakan.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.