TRIBUNGAYO.COM - Dalam kalender Hijriah tahun 2026, peringatan Nisfu Syaban jatuh pada Selasa (3/2/2026).
Malam Nisfu Syaban sendiri dimulai sejak Senin (2/2/2026), tepat saat waktu maghrib, dan berlangsung hingga fajar keesokan harinya.
Pada momentum ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah.
Salah satu yang paling utama adalah puasa Nisfu Syaban.
Merupakan sebuah ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk penguatan iman dan persiapan menyambut bulan Ramadan.
1. Momen Pengampunan Dosa
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah melihat kepada semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban. Maka, Dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibn Majah).
Oleh karena itu, kapan mulai puasa Nisfu Syaban menjadi momen penting untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan dari Allah SWT.
2. Waktu Menyambut Ramadan
Nisfu Syaban adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan Ramadan.
Dengan melaksanakan puasa sunnah pada tanggal ini, umat Islam dapat melatih diri untuk beribadah lebih maksimal di bulan suci.
3. Kesempatan Meningkatkan Ketakwaan
Puasa Nisfu Syaban membantu umat Islam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan dan keikhlasan dalam beribadah.
4. Amal yang Dicatat dan Diangkat kepada Allah
Menurut beberapa riwayat, amal perbuatan manusia dicatat dan diangkat kepada Allah SWT pada bulan Syaban.
Oleh karena itu, melaksanakan puasa Nisfu Syaban menjadi salah satu cara untuk memperbaiki catatan amal.
5. Pahala Berlipat Ganda
Puasa sunnah di bulan Syaban, termasuk pada Nisfu Syaban, memberikan pahala berlipat ganda karena dilakukan pada waktu yang penuh berkah.
1. Membaca Niat Puasa
Niat untuk puasa Nisfu Syaban harus dilakukan sebelum terbit fajar. Niat ini dapat diucapkan dalam hati atau dengan lisan.
2. Menjaga Waktu Sahur
Meskipun puasa Nisfu Syaban adalah puasa sunnah, sahur tetap dianjurkan untuk mendapatkan keberkahan.
3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Sama seperti puasa lainnya, umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
4. Memperbanyak Doa dan Ibadah
Nisfu Syaban adalah malam penuh berkah. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur'an pada hari tersebut.
5. Berbuka dengan Makanan Halal dan Baik
Rasulullah SAW menganjurkan untuk berbuka puasa dengan kurma atau air putih.
Nawaitu sauma ghadin an ada’i sunnati nisfi sya’bana lillahi ta’ala.
Artinya:
"Saya berniat puasa sunnah Nisfu Syaban esok hari karena Allah Ta’ala." (*)
Baca juga: Berikut Amalan Malam Nisfu Syaban bagi Wanita Haid
Baca juga: Apa Saja Amalan Terbaik di Malam Nisfu Syaban Jelang Ramadhan 2024?