Kapal Oleng, Puluhan Kontainer Tumpah ke Laut dan Tewaskan Satu Pekerja di Dermaga Jamrud Selatan
February 03, 2026 01:14 AM

 

 


Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Insiden puluhan petikemas jatuh ke laut di Dermaga Jamrud Selatan, Surabaya, (2/2), menelan korban jiwa.

Kasbi (68), pekerja Tenaga Bongkar Muat ditemukan dalam kondisi tewas tenggelam di perairan Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak.

Peristiwa itu terjadi saat kapal Pacific 88 sandar dan menjalani proses bongkar muat sekitar pukul 04.00 WIB.
 
Catatan BPBD Kota Surabaya sebanyak 30 petikemas tumpah ke lautMulai dari ujung timur dermaga antara Jamrud Selatan dengan Surabaya Veem. Lalu pada bagian tengah perairan, hingga pada dalam area yang dibatasi oil boom di dekat kapal kargo tersebut.

Baca juga: Kapal Tanker Abigail W Terdampar di Pantai Panduri Tuban Jadi Tontonan Warga

Senior Manager Hukum dan Humas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Karlinda Sari mengatakan, kemiringan kapal ke arah darat yang menyebabkan peti kemas jatuh ke laut. ”Kondisi kemiringan itu membuat keseimbangan kapal terganggu hingga sejumlah peti kemas terjatuh ke laut di sisi dekat dermaga,” ujarnya kemarin (2/1).

Soal penyebab kemiringan kapal, Dia menegaskan masih dalam tahap investigasi oleh pihak terkait. Karlinda menjelaskan, Pelindo Regional 3 telah melakukan langkah tanggap darurat begitu menerima laporan kejadian tersebut.

”Kami langsung berkoordinasi intensif dengan KSOP, Basarnas, Polairud, dan unsur terkait ya, untuk keselamatan personel dan kelancaran penanganan insiden,” paparnya.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur melakukan penyelidikan atas insiden itu. Dirpolairud Polda Jatim, Kombes Arman Asmara mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim gabungan untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta memulai proses pengumpulan keterangan.

“Kami dapat mendapatkan informasi dari masyarakat kemudian Polairud menunjuk dua dari personel Gakum dari Seksi Intel dan Seksi Sidik, kemudian ditambah dengan personel patroli untuk mengamankan area wilayah tempat jatuhnya kontainer KM Pacific,” kata Arman.

Hingga kini, Arman mengatakan, tim di lapangan masih terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di sekitar lokasi jatuhnya peti kemas. Ditpolairud Polda Jatim juga memastikan akan menggandeng seluruh pemangku kepentingan di wilayah maritim untuk mengungkap faktor utama penyebab ketidakseimbangan kapal saat proses operasional berlangsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.