TribunGayo.com, BANDA ACEH - Setelah mencatat rekor tertinggi pada akhir Januari 2025, pasar emas di Aceh kini terjun bebas, Senin (2/2/2026).
Memasuki awal Februari 2026, harga "si kuning" merosot.
Sebelumnya sempat berada diangka Rp 9,9 juta per mayam pada Kamis (29/1/2026).
Namun kini turun ke angka Rp 8,55 juta per mayam.
Artinya, hanya dalam kurun waktu tiga hari, terjadi penurunan sebesar Rp 1,35 juta per mayam.
Kondisi ini dipicu oleh pelemahan harga emas dunia yang jatuh hampir 4 persen ke level US$ 4.693,3 per troy ons, seiring membaiknya iklim politik internasional.
Koreksi drastis juga terjadi di sejumlah daerah di Aceh.
Harga emas yang sebelumnya mencetak angka fantastis, kini menukik tajam ke bawah.
Berikut ini pergerakan harga emas di sejumlah kabupaten/kota di Aceh:
Menariknya, harga emas batangan nasional justru bergerak variatif.
Emas Antam melonjak Rp 167 ribu per gram ke Rp 3,027 juta, sementara harga buyback turun tipis ke Rp 2,633 juta.
Sebaliknya, emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian terkoreksi ringan, masing-masing di kisaran Rp 2,955–2,968 juta per gram. (*)
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Terjun Bebas! Kini Rp 2.450.000 per Gram
Baca juga: Harga Emas Antam Melonjak Tajam Hari Ini 2 Februari 2026, Naik Rp 167.000 per Gram