Ressa Anak Denada Bongkar Perlakuan Tak Adil Emilia Contessa, Kerja Jadi Sopir Neneknya: Sakit Hati
February 03, 2026 01:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ressa Rizky Rossano, anak penyanyi dangdut Denada, akhirnya buka suara mengenai perlakuan yang dirasakannya selama ini dari keluarga sang nenek, Emilia Contessa.

Ressa Rizky Rossano mengungkapkan rasa sakit hati karena harus bekerja sebagai sopir untuk neneknya sendiri, meski masih berusia muda. 

Kisah ini mencuat dan menimbulkan perhatian publik, menyoroti konflik keluarga yang jarang terekspos sebelumnya.

Baca juga: Reaksi Mengejutkan Jerry Aurum soal Denada Minta Maaf Tak Asuh Ressa Sejak Bayi: Jangan Banyak Drama

Impian Ressa Rizky Rossano untuk diakui sebagai anak kandungnya Denada akhirnya terwujud.

Pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur itu pun bisa bernapas lega karena telah diakui sendiri oleh Denada sebagai anak kandungnya.

Namun kelegaan hati Ressa itu tak bisa menghilangkan kenangan buruknya di masa kecil soal perlakuan sang nenek, Emilia Contessa.

Ternyata saat masih kecil, Ressa diduga mendapat perlakuan tak adil dari Emilia, ibunda Denada.

Cerita tersebut diungkap oleh pengacara sekaligus om dari Ressa, Ronald Armada.

Diungkap Ronald, Ressa yang masih remaja kala itu dijadikan sopir oleh Emilia Contessa.

Kerja jadi sopir sang nenek, Ressa mengaku hatinya sakit.

Tapi karena harus membayar cicilan mobil, Ressa terpaksa melakoni pekerjaan tersebut.

Saat dijadikan sopir oleh Emilia, Ressa bercerita saat itu dirinya sudah tahu kalau Denada adalah ibu kandungnya.

"Ressa sempat jadi driver almarhumah yang ternyata adalah neneknya Ressa. Apa perasaan Ressa menjadi driver nenek sendiri kemudian digaji?" tanya Rian Ibram dalam tayangan pagi pagi ambyar Trans TV, Senin (2/2/2026).

"Hancur pasti, tapi karena Ressa harus membayar cicilan itu jadi Ressa fokus ke sana saja (jadi sopir Emilia)," imbuh Ressa menahan tangis.

PENGAKUAN DENADA - Ressa Rizky Rossano ingin mendengar langsung pengakuan Denada soal pengakuan dia ibu kandungnya.
PENGAKUAN DENADA - Ressa Rizky Rossano ingin mendengar langsung pengakuan Denada soal pengakuan dia ibu kandungnya. (Grid.id)

Lebih lanjut, Ronald pun menceritakan bagaimana perlakukan mendiang Emilia kepada Ressa.

Saat Ressa masih kecil, ia kabarnya selalu mendapat perlakukan berbeda dari Emilia.

Seperti saat sedang diajak main oleh adik Denada, Ressa katanya pernah disuruh duduk di bawah oleh Emilia agar tidak bersebelahan dengan anaknya.

"Ressa itu mulai kecil diperlakukan begini ya. Ressa ini kan kalau manggil anaknya Bunda (Emilia), Kaisar itu kan manggilnya 'bang'. Jadi anak ini (Ressa) masih kecil saja, umur lima tahun, diajak main video game, sama abangnya, duduk di atas tempat tidurnya bunda. Kaisar duduk di atas sama dia (Ressa) awalnya, anak ini (Ressa) diminta duduk di bawah. Jadi penekanan psikologis itu sudah seperti itu dari kecil," ungkap Ronald.

Bukan cuma itu, Ressa kecil juga katanya sering disuruh makan di belakang jika ada keluarga Emilia.

Ressa tidak diizinkan makan di ruang tamu atau meja makan bersama-sama.

"Gimana enggak emosi, anak ini (Ressa) diperlakukan seperti itu. Makan saja enggak boleh di ruang tamu, di ruang makan, (Ressa) disuruh makan di belakang," ujar Ronald.

"Siapa yang enggak memperbolehkan?" tanya Rian.

"Bunda Emil," pungkas Ressa.

"Saat itu kondisinya kamu sudah tahu (anaknya Denada)?" tanya Rian lagi.

"Belum, masih kecil," imbuh Ressa.

Denada: Ressa anak kandung saya

Sementara itu terkait dengan isu tak mengakui Ressa sebagai anaknya, Denada akhirnya buka suara.

Pada hari ini, Selasa (2/2/2026) Denada akhirnya mengaku bahwa Ressa adalah anak kandungnya.

"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," kata Denada.

Lebih lanjut, Denada blak-blakan soal alasannya tidak mengurus Ressa sejak bayi.

Saat Ressa lahir di tahun 2002, usia Denada diperkirakan berumur 22 tahun.

Lantaran hal itu, Denada meminta maaf secara khusus kepada Ressa, putra kandungnya.

"Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak. Saya juga minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini setelah sekian lama baru saat ini saya memberi tahu Ressa bahwa saya ibu kandung Ressa. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya dan saya minta maaf," imbuh Denada.

Sadar akan kesalahannya di masa lalu, Denada berharap Ressa bisa menerimanya sebagai ibu kandung.

Dalam klarifikasinya itu, Denada juga meminta maaf kepada keluarga terutama almarhumah ibunya, Emilia Contessa.

Jika Denada akhirnya mengakui Ressa sebagai anaknya, pemuda 24 tahun itu mengurai respon tak disangka.

Saat tahu Denada diboikot gara-gara kasusnya, Ressa menangis.

Ressa berlinang air mata saat mendengar Denada dicemooh hingga diboikot.

"Jangan, kasihan," kata Ressa.

Sembari menangis, Ressa meminta kepada netizen agar jangan menyetop karir Denada.

Diungkap Ressa, Denada tidak salah dalam kasus ini.

Ressa pun menyebut dirinya tidak pernah menyalahkan atau benci kepada Denada.

Bagaimanapun kata Ressa, Denada adalah ibu kandung yang ia sayang.

"Kakak-kakak netizen, Ressa minta tolong janganlah sampai diboikot itu. Karena Ressa enggak mau sampai seperti ini. Kasihan juga, bagaimanapun itu ibu Ressa. Di mata Ressa enggak ada salahnya. Ressa mohon banget kepada kakak-kakak netizen, janganlah diboikot kak, kasihan," pinta Ressa.

(TriunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.