Lautaro Martinez Tak Terima Emil Audero Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan
February 03, 2026 06:28 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Insiden pelemparan petasan yang mengenai kiper Timnas Indonesia yang bermain untuk Cremonese, Emil Audero menjadi sorotan, terutama dari kapten Inter Milan, Lautaro Martinez.

Insiden itu terjadi ketika Cremonese melawan Inter Milan dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (1/2/2026).

Petasan itu dilemparkan dari arah tribun suporter Inter Milan.

Peristiwa pelemparan petasan itu terjadi saat laga masuk menit ke-48.

Baca juga: Fans Bikin Kiper Timnas Indonesia Celaka, Inter Milan Terancam Denda Hingga Rp 1 Miliar

Inter Milan kala itu sudah unggul 2-0 atas tim tuan rumah.

Pemain Inter Milan tengah membangun serangan dari sisi kanan pertahanan Cremonese.

Tiba-tiba ada lemparan petasan yang dilakukan dari tribun suporter Inter Milan kepada Emil Audero.

Pada momen pelemparan tersebut berlangsung, Emil Audero sedang memberikan arahan kepada rekan setimnya.

Kiper Timnas Indonesia kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat tersebut kaget setelah petasan tersebut jatuh ke lapangan.

Emil Audero pun langsung tersungkur dan memegang kepalanya.

Sementara asap mulai mengepul di sekitar Emil Audero.

Wasit pun langsung meniup peluit untuk menghentikan pertandingan.

Pemadam kebakaran pun memasuki lapangan untuk mematikan sumber api dari petasan tersebut.

Sementara Emil Audero langsung mendapatkan perawatan intensif dari tim medis Cremonese.

Beruntung tidak ada cedera yang dialami oleh kiper kelahiran Mataram tersebut.

Emil Audero bisa melanjutkan pertandingan sampai selesai.

Skor 0-2 untuk kekalahan Cremonese bertahan sampai laga selesai.

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez mengaku tidak terima dengan pelemparan petasan kepada Emil Audero.

Striker asal Argentina tersebut menuntut penggemar Inter Milan untuk memohon maaf kepada Emil Audero.

Pasalnya, Emil Audero sudah berjasa besar kepada Inter Milan yang pernah bawa juara Liga Italia.

"Hal-hal seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi," ujar Lautaro Martinez dikutip dari CBS Sports.

"Kita adalah pemain sepak bola, dan Anda membahayakan keselamatan seseorang."

"Permintaan maaf harus diberikan kepada Audero, seorang juara bintang kedua, dan kepada para pendukung Cremona," imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.