TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan Al Nassr di pekan 20 Liga Arab Saudi bakal menyita banyak perhatian penggemar.
Sayangnya perhatian yang tertuju kepada Al Nassr tak akan seluruhnya positif.
Pasalnya skuad Al Nassr sedang dilanda friksi lantaran keputusan berani sang kapten, Cristiano Ronaldo.
Ronaldo memutuskan absen membela Al Nassr di pekan 20 padahal tak mengalami cedera atau akan menjalani hukuman akumulasi kartu.
Pemain asal Portugal ini sebenarnya fit dan siap diturunkan untuk bertarung di atas lapangan.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Mogok Main di Laga Al Riyadh vs Al Nassr: CR7 Cemburu Ada Pilih Kasih
Namun ia menarik diri lantaran tak puas dengan keadaan yang sedang terjadi di Liga Arab Saudi saat ini.
Keadaan yang dimaksud adalah potensi kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad menuju Al Hilal.
CR7 menilai kepindahan tersebut akan membuat Liga Arab Saudi berkurang tingkat kompetitifnya.
Padahal Al Ittihad tak diam saja dengan kemungkinan hengkangnya Benzema.
Mereka bersiap mendatangkan Youssef En-Nesyri sebagai pengganti.
Meski demikian Ronaldo masih tak ikhlas hal itu terjadi.
Ia melakukan mogok bermain di pekan 20 sebagai bentuk protesnya kepada Liga Arab Saudi yang menjadi penentu akhir transfer tersebut akan terjadi atau tidak.
Mogok bermainnya Ronaldo sebenarnya tak hanya berdampak kepada Al Nassr yang berkurang kekuatannya untuk menggempur gawang lawan.
Ronaldo sendiri juga mengalami kerugian cukup signifikan dengan absen di laga melawan Al Riyadh.
Ia tak akan bisa menambah pundi golnya yang sudah menyentuh angka 961 buah.
Misi mencapai 1000 gol akan menjadi lebih panjang dengan terbuangnya kesempatan menambah lesakan dari pertandingan ini.
Tak cuma itu, juga dipastikan tak akan bisa menggulingkan Ivan Toney dari daftar top skor sementara Liga Arab Saudi.
Saat ini Toney menjadi pemimpin dengan raihan 18 gol bersama Al Ahli.
Cristiano Ronaldo sebenarnya tak terlalu jauh terpaut.
Ia berada di belakang Toney dengan lesakan 17 gol untuk Al Nassr musim ini.
Dengan absen membela Al Nassr, CR7 dipastikan tak akan menambah jumlah golnya dari 17 buah tersebut.
Padahal Ronaldo tak hanya bersaing dengan Ivan Toney saja untuk berburu gelar top skor.
Masih ada Julian Quinones yang perlahan menyusul perolehan gol Ronaldo.
Quinones untuk saat ini sama-sama mencetak 17 gol dengan Ronaldo untuk duduk di posisi kedua daftar top skor.
Bahkan pemain asal Meksiko ini masih peluang menambah golnya di pekan ini.
Al Qadsiah, tim yang dibela Quinones, baru akan bertanding pada 4 Februari nanti.
Hilangnya persaingan di daftar top skor sementara ini tak akan menjadi hal baik bagi Liga Arab Saudi.
Pasalnya salah satu daya tarik kompetisi ini dalam beberapa tahun terakhir adalah soal perebutan pemain tersubur.
Menghilangnya Ronaldo juga bakal menjadi pukulan telak bagi operator liga yang mencoba menjalankan kompetisi dengan baik dan seimbang.
(Tribunnews.com/Guruh)