TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tukang ojek di sekitaran SICC Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor kebanjiran rezeki dari acara Rakornas, Senin (2/2/2026).
Sebab lokasi parkir mobil para pejabat peserta Rakornas ini banyak yang lokasinya lumayan agak jauh dari lokasi acara.
Hal ini terjadi karena kantung parkir yang ada di dekat SICC tak cukup menampung semua peserta Rakornan yang jumlahnya mencapai 4.000 orang lebih.
Pantauan TribunnewsBogor.com, banyak pejabat yang kebagian lahan parkir di seberang Jalan MH Thamrin atau berjarak sekitar 1,1 Km.
Bahkan beberapa diantaranya ada yang memarkirkan mobil lebih jauh dari itu di bahu Jalan MH Thamrin arah Sentul.
Ketika Rakornas bubar, para tukang ojek langsung merapat hingga mengantre.
"Ojek-ojek, ojek pak !," ucap tukang ojek ketika kerumunan peserta Rakornas membubarkan diri.
Para pejabat yang lokasi parkir mobilnya jauh, memilih menggunakan jasa ojek ini.
Mulai dari pegawai dinas hingga aparat perwira TNI.
Ketika para tukang ojek ini sepi karena mengantarkan penumpang, ada saja pejabat yang mencari-cari jasa tukang ojek ini.
Salah satu tukang ojek, Ajudin mengaku dirinya biasanya narik ojek di kampung sekitar.
Dia mengaku mencari peruntungan mencari penumpang para pejabat ini.
"Soalnya teman saya ada yang dibayar Rp100.000, padahal cuma nganternya deket," kata Ajudin kepada TribunnewsBogor.com.
Namun Ajudin mengaku bahwa dirinya sementara baru dapat satu penumpang.
Itu pun bayarannya hanya Rp 50.000.
"Iya mungkin saya kurang beruntung," kata Ajudin tertawa.
Namun Ajudin tetap terus berusaha mencari penumpang pejabat yang mau menggunakan jasanya.
Meski dirinya harus bersaing dengan tukang ojek lain yang diperkirakan mencapai puluhan orang.
Terpantau sampai pukul 16.30 WIB, para pejabat yang bubar masih ramai di sekitaran SICC Sentul Bogor ini.
Setelah Rakornas resmi selesai sekitar pukul 15.30 WIB.