SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United dalam laga pekan ke-19 Liga 1 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).
Hasil ini membuat Bajol Ijo tertahan di papan tengah klasemen, meski sebelumnya sempat menjaga tren positif dengan empat kemenangan beruntun.
Tambahan satu poin membawa Persebaya mengoleksi 32 poin dari 19 pertandingan, menempatkan mereka di posisi kelima sementara.
Situasi ini membuat persaingan di papan atas semakin ketat, dengan Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta terus bersaing di jalur juara.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan timnya harus segera bangkit.
“Kami perlu bekerja keras karena setelah ini kami akan bermain melawan Bali. Mereka memiliki waktu dua hari lebih banyak untuk mempersiapkan pertandingan ini daripada kami,” ujarnya kepada SURYA.co.id seusai laga melawan Dewa United, Minggu (1/2/2026).
Catatan SURYA.co.id, Persebaya kini berada di posisi kelima klasemen dengan 32 poin. Hasil imbang melawan Dewa United membuat mereka gagal menembus empat besar, meski peluang masih terbuka lebar.
Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen dengan 44 poin setelah menundukkan Persis Solo.
Borneo FC Samarinda menempel ketat di posisi kedua dengan 43 poin usai mengalahkan PSIM Yogyakarta.
Persija Jakarta juga menjaga peluang juara setelah menaklukkan Persita Tangerang 2-0. Tambahan tiga poin membuat Macan Kemayoran mengoleksi 41 poin di posisi ketiga.
Baca juga: Jefferson Silva: Persebaya Surabaya Layak Menang atas Dewa United
Sementara Bali United harus menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Persik Kediri. Hasil ini membuat posisi mereka di papan atas sedikit goyah.
Persebaya sendiri masih memiliki peluang besar untuk menembus empat besar jika mampu meraih kemenangan di laga berikutnya. Tambahan tiga poin akan sangat berarti dalam persaingan ketat menuju papan atas.
Bernardo Tavares menilai timnya layak menang atas Dewa United. “Saya pikir kami layak untuk meraih kemenangan hari ini, kami bisa saja mengambil keuntungan dengan keunggulan satu pemain,” katanya.
Namun, hasil imbang tetap memberi pelajaran berharga. Persebaya harus lebih cerdas dalam memanfaatkan peluang, terutama ketika unggul jumlah pemain.
Kapten Bruno Moreira juga menyampaikan kekecewaannya. “Ini bukan hasil terburuk, tetapi juga bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang di depan pendukung, jadi kami mengharapkan tiga poin malam ini,” ujarnya.
Dengan kondisi klasemen saat ini, Persebaya harus menjaga konsistensi agar tidak tertinggal dari tim-tim papan atas.
Pertandingan Bali United vs Persebaya akan digelar Sabtu (7/2/2026) malam dengan kick-off pukul 19:00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Laga ini menjadi salah satu sorotan pekan ke-21 Liga 1 karena mempertemukan dua tim dengan ambisi besar. Bali United ingin bangkit setelah kalah dari Persik Kediri, sementara Persebaya berusaha kembali ke jalur kemenangan.
Atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta diprediksi akan memberi tekanan tambahan. Bali United dikenal memiliki lini tengah solid dan dukungan penuh suporter di kandang.
Persebaya harus menyiapkan strategi baru tanpa Bruno Moreira dan Milos Raickovic yang absen karena akumulasi kartu kuning. Kehadiran pemain asing baru seperti Bruno Paraiba dan Pedro Matos akan menjadi kunci.
Malik Risaldi juga bisa menjadi opsi di lini depan dengan kecepatan dan tendangan kerasnya. Paulo Gali diharapkan mampu memberi variasi serangan dari sisi sayap.
Pertahanan tetap mengandalkan Ernando Ari di bawah mistar, dengan dukungan Risto Mitrevski dan Jefferson Silva.
Bernardo Tavares menegaskan pentingnya disiplin di semua momen pertandingan. “Kami memiliki peluang bagus. Kami bermain cepat. Transisi ofensif yang bagus, transisi defensif yang bagus,” katanya.
Meski kecewa dengan hasil imbang sebelumnya, Tavares tetap memberi apresiasi. “Saya senang dengan pengorbanan para pemain kami,” ucapnya.
Dengan kondisi ini, laga Bali United vs Persebaya diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pekan ke-20.