TRIBUNJABAR.ID - JAKARTA BARAT – PT Rasa Juara Indonesia secara resmi membuka Rasa Juara Market di kawasan Green Mansion, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (30/1/2026). Kehadiran gerai ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam bertransformasi dari bisnis produk fast moving consumer goods (FMCG) ke konsep experience store yang mengkurasi ragam kuliner otentik Indonesia sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
CEO PT Rasa Juara Indonesia, Christ Abraham, mengatakan pembukaan Rasa Juara Market dilatarbelakangi perubahan perilaku konsumen yang menginginkan pengalaman berbelanja dan menikmati makanan secara cepat, praktis, namun tetap berkualitas. Menurutnya, konsep retail berbasis pengalaman memiliki potensi besar di tengah tren gaya hidup masyarakat perkotaan.
“Sekarang konsumen itu quick and go, tapi tetap ingin experience. Kami melihat potensi itu. Rasa Juara sudah kuat di produk FMCG dan distribusinya sudah hampir ke seluruh Indonesia, dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali hingga Papua. Dari situ kami melihat saatnya menghadirkan satu one stop experience store,” ujar Christ saat acara peresmian.
Ia menjelaskan, Rasa Juara Market dirancang sebagai ruang yang menghadirkan cita rasa Nusantara tanpa harus bepergian ke berbagai daerah. “Tidak usah jauh-jauh ke Bandung. Cukup ke Rasa Juara Market di Jakarta, rasanya sama seperti di daerah asalnya. Kami ingin menghadirkan experience kuliner Indonesia yang otentik,” katanya.
Christ menegaskan visi besar Rasa Juara sejak awal adalah mengkurasi Indonesia dalam satu ruang. Melalui gerai ini, masyarakat dapat menemukan berbagai produk makanan khas daerah yang tidak selalu mudah dijumpai di pasaran umum.
“Kami tak ikut tren makanan luar. Yang kami bawa adalah kuliner Indonesia yang otentik dan punya cerita. Konsumen sudah familiar dengan produk kami seperti Bakmi Juara, Seblak Juara dan Cuanki Juara. Ke depan, orang bisa menemukan Soto Cirebon, Empal Gentong, hingga berbagai menu khas daerah lain di Rasa Juara,” ujarnya.
Pemilihan Jakarta Barat sebagai lokasi perdana Rasa Juara Market bukan tanpa alasan. Selain lokasinya yang strategis, Jakarta dinilai sebagai pasar utama dengan daya beli tinggi. “Jakarta itu market besar. Banyak brand besar memulai dari Jakarta. Kami ingin mulai dari tier satu dulu, baru ke kota-kota lain,” kata Christ.
Ke depan, Rasa Juara Indonesia juga membuka peluang kerja sama bisnis dengan konsep pengelolaan terpusat. Meski bukan waralaba murni, perusahaan menyiapkan skema kolaborasi dengan investor atau mitra lokal yang memiliki visi serupa. “Kami siapkan produk dan operasionalnya, mitra tinggal menjalankan bersama kami. Standar tetap kami jaga, terutama karena ini bisnis makanan,” jelasnya.
Mengenai rencana ekspansi, Christ menargetkan pembukaan sekitar 15 gerai dalam satu tahun ke depan. Jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi 50 gerai pada tahun berikutnya, dan hingga 500 gerai dalam lima tahun mendatang, dengan fokus awal di wilayah Jawa dan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang.
Hub Strategis bagi UMKM
Pemerintah Kota Jakarta Barat menyambut positif kehadiran Rasa Juara Market. Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Jakarta Barat, Muhammad Fahmy, menilai gerai ini dapat menjadi hub strategis bagi UMKM lokal untuk naik kelas.
“Kami mengucapkan selamat dan menyambut baik kehadiran Rasa Juara Market di Jakarta Barat. Ini adalah gerai pertama dan kami berterima kasih karena Rasa Juara berinvestasi di wilayah kami. Konsep yang mengangkat produk UMKM ini sejalan dengan upaya pemerintah,” ujar Fahmy.
Menurut Fahmy, Jakarta Barat dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi dan bisnis di DKI Jakarta dengan ekosistem UMKM yang kuat. Kehadiran Rasa Juara Market dinilai dapat menjadi kanal baru bagi produk UMKM yang telah memenuhi standar kualitas, higienitas, dan perizinan. “Masyarakat jadi punya pilihan makanan yang aman, berkualitas, dan praktis. Ini penting untuk konsumen perkotaan,” katanya.
Fahmy menambahkan, pemerintah daerah Jakarta Barat selama ini terus mendorong UMKM melalui berbagai program, mulai dari sertifikasi halal, pelatihan, hingga pameran produk. Dengan adanya Rasa Juara Market, ia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat semakin diperkuat.
“Kami berharap ada kolaborasi ke depan. Baik dalam event kurasi produk, pameran UMKM, maupun pengembangan produk kerajinan dan makanan lokal. Dengan kolaborasi pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, dampaknya akan lebih luas bagi perekonomian Jakarta Barat,” ujar Fahmy.
Dengan konsep experience store dan visi menghadirkan Indonesia dalam satu ruang, Rasa Juara Market diharapkan tidak hanya menjadi destinasi kuliner baru, tetapi juga motor penggerak UMKM dan ekonomi kreatif lokal di Jakarta Barat.