Data BPS Sulbar : Aktivitas Laut Sulbar Naik, Penumpang Udara Tertekan
February 03, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat mencatat dinamika berbeda pada sektor transportasi sepanjang Desember 2025. 

Moda udara mengalami penurunan jumlah penumpang, sementara transportasi laut justru menunjukkan peningkatan signifikan.

Kepala Bagian Umum BPS Sulbar, Chitra Dewi Said, mengatakan jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat melalui bandara di Sulbar tercatat 2.117 orang. 

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VIII Kurikulum Merdeka, Lengkap Soal dan Pembahasan

Baca juga: Rayakan Dua Dekade, Slankers Tanah Mandar Bakal Gelar Festival Vespa Skala Nasional di Polewali

Angka ini turun 7,07 persen dibandingkan November 2025 yang mencapai 2.278 penumpang. 

Secara tahunan, penurunan bahkan mencapai 9,68 persen dibandingkan Desember 2024.

Penurunan juga terjadi pada penumpang kedatangan melalui jalur udara. BPS mencatat sebanyak 2.262 orang tiba di Sulbar pada Desember 2025, turun 5,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Secara keseluruhan, total pergerakan penumpang udara di Bandara Tampa Padang dan Bandara Sumarorong tercatat 4.379 orang.

Kondisi berbanding terbalik terjadi pada sektor transportasi laut. 

Aktivitas pelabuhan di Sulbar menunjukkan tren positif dengan jumlah kunjungan kapal mencapai 225 unit, naik 5,14 persen dibandingkan November 2025.

Lonjakan paling mencolok terjadi pada penumpang kedatangan jalur laut. 

Pada Desember 2025, jumlahnya mencapai 2.982 orang atau meningkat 29,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Secara tahunan, pertumbuhannya sangat tinggi, yakni melonjak 330,92 persen dibandingkan Desember 2024 yang hanya 692 orang.

Jika digabungkan, total penumpang yang datang dan berangkat melalui pelabuhan laut di Sulbar selama Desember 2025 mencapai 5.771 orang. 

Jumlah ini melampaui total pergerakan penumpang udara pada periode yang sama.

Dari sisi logistik, Pelabuhan Pasangkayu masih menjadi tulang punggung arus barang di Sulawesi Barat. 

Dari total 231.146 ton barang yang dimuat di seluruh wilayah provinsi, sekitar 222.231 ton berasal dari pelabuhan tersebut. 

Untuk barang bongkar, totalnya mencapai 58.688 ton, dengan kontribusi Pasangkayu sebesar 46.627 ton.

BPS menilai peningkatan aktivitas di sektor laut mencerminkan membaiknya mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Sulawesi Barat pada akhir 2025, meski pergerakan penumpang udara masih mengalami tekanan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.