TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Korban keracunan massal yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Muaro Jambi masih menjalani perawatan intensif, Selasa (3/2/2026).
Direktur Rumah Sakit Ahmad Ripin Sengeti, Agus Subekti ketika dikonfirmasi menyebut jika sebagian pasien sudah pulang.
"Update pukul 10.00 WIB, pasien yang masih dirawat saat ini ada dua orang," kata Agus Subekti.
Data sebelumnya ada 145 orang yang masuk ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti.
Sementara 99 orang lainnya menjalani rawat inap, sedangkan 44 orang rawat jalan.
Selain rawat jalan dan rawat inap, ada dua pasien yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.
"Mudah-mudahan hari ini pulang semua," katanya.
Sebelumnya, ratusan siswa berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari murid TK, SD, MTS atau sederajat hingga guru dan balita alami keracunan.
Dugaan sementara, mereka mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan soto dari program MBG yang disalurkan pada Jumat (30/1/26).
"Mereka yang masuk ini mengalani gejala sakit perut, mual dan demam," katanya. (*)
Baca juga: Ibu Rika Makan Soto MBG Anaknya lalu Keracunan, 145 Murid di Muaro Jambi Mual Muntah