Dua Hari Turun, Harga Emas di Pidie Kembali Meroket pada 3 Februari 2026
February 03, 2026 05:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga perhiasan emas di Kabupaten Pidie, Selasa (3/2/2026), hari ini, naik lagi.

Harga emas 23 karat di Pidie, sempat turun dua hari setelah harganya melambung tinggi Rp 9.800.000 per mayam.

Namun, Sabtu (31/1/2026), harga emas dibandrol Rp 8.900.000 per mayam dan Senin (2/2/2026), dijual Rp 8.500.000 per mayam. 

Hari ini, emas naik Rp 150.000 per mayam.   

Fluktuatif harga emas sejak empat hari terakhir ini, dipicu situasi geopolitik dunia belum membaik.

Situasi tersebut mempengaruhi ekonomi global dunia. 

"Harga emas hari ini naik lagi, setelah dua hari sempat turun," kata Haji Jamal Abadi, seorang pedagang emas di pusat perbelanjaan Kota Beureunuen, Kabupaten Pidie, kepada Serambinews.com, Selasa (03/02/2026).

Baca juga: Harga Emas di Langsa Naik Dua Kali, Tembus Lagi Rp 9 Juta, Ini Rinciannya, Selasa 3 Februari 2026

Kata Haji Jamal, hari ini harga emas london atau murni 23 karat naik. 

Pedagang menjual perhiasan emas 23 karat setelah ongkos Rp 8.650.000 per mayam. 

Sebelumnya, harga emas 23 karat tembus Rp 8.500.000 per mayam. 

Sementara harga perhiasan emas biasa atau jenis 20 karat, yang dijual pedagang setelah ongkos Rp 7.600.000 per mayam. 

Sebelumnya, harga emas 20 karat Rp 7.450.000 per mayam.

Ia menyebutkan, untuk emas antam masak lokal jenis 99,5 persen, dibeli pedagang Rp 2.665.000 per gram dan dijual Rp 2.620.000 per gram.

Ada pun harga emas jenis 9,999 persen atau logam mulia (LM) dibeli pedagang Rp 2.690.000 per gram dan dijual Rp 2.650.000 per gram. 

Kata Haji Jamal, hari ini minat warga membeli perhiasan emas sedikit menurut dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan masyarakat menjual perhiasan emas sedikit meningkat hingga 60 persen. (*) 

Baca juga: Sempat Bertahan, Emas di Langsa Naik Rp 100 Ribu Per Mayam, Cek Harganya pada 3 Februari 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.