Masjid Kampus UGM Siapkan 1.500 Porsi Buka Puasa, Bantu Mahasiswa Hemat Pengeluaran saat Ramadan
February 03, 2026 06:14 PM

 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masjid Kampus (Maskam) Universitas Gadjah Mada (UGM) bakal menyediakan 1.500 porsi buka puasa dan 500 porsi untuk sahur setiap hari selama Ramadan 1447 H.

Koordinator Takmir Muda Masjid Kampus UGM, Indra Oktafian Hidayat mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan beberapa katering untuk menyediakan menu buka puasa dan sahur. Kolaborasi ini dilakukan untuk pemberdayaan UMKM.

Memuliakan jemaah

Yang dikedepankan adalah memuliakan jemaah. Sehingga menu berbuka yang disajikan kepada jemaah dengan gizi seimbang, memuat protein, karbohidrat, serat, dan lain-lain.

Protein yang disajikan adalah daging ayam dan sapi yang dimasak dengan berbagai jenis masakan, seperti sate lilit ayam, ayam cabai ijo, ayam teriyaki, steak ayam tepung, rendang dan lain-lain.

Selain ayam, pihak Masjid Kampus UGM juga menyediakan berbagai olahan ikan, seperti bandeng selimut, tuna balado serta nila bakar madu. 

“Kami bekerja sama dengan beberapa katering juga, tidak cuma satu katering. Tujuannya ya untuk memberdayakan juga. Sekitar empat atau lima katering. Untuk menu ini tidak ada alasan spesifik, kami cuma ingin memuliakan jemaah,” katanya saat ditemui di Masjid Kampus UGM, Selasa (3/2/2026).

Hemat pengeluaran

Ia menyebut maskam UGM terbuka untuk masyarakat umum, termasuk mahasiswa. Melalui penyediaan buka puasa dan sahur di maskam UGM, diharapkan mahasiswa bisa menghemat pengeluaran selama Ramadan.

“Untuk masyarakat umum dipersilakan ke Maskam UGM. Tidak ada persyaratan khusus. Nanri kami menggunakan sistem kupon. Untuk berbuka, kami akan memberikan kupon saat kajian menjelang magrib. Kemudian untuk sahur, kalau dari tahun lalu mulai jam 02.00 itu sudah dibagi kuponnya, nanti dibagikan sekitar jam 03.00 (untuk sahur),” ujarnya.

“Di Jogja itu kan banyak mahasiswa. Kalau beli daging mungkin agak mahal, sehingga ketika Ramadan harapannya bisa berhematlah, kemudian mengambil buka puasa maupun sahur di maskam. Kami juga ingin mempermudah teman-teman mahasiswa di Yogyakarta selama Ramadan. Kalau bisa pengeluarannya Rp 0. Itu sih visinya,” sambungnya.

Perkaya ilmu

Selain menu buka puasa, Maskam UGM juga menghadirkan berbagai narasumber untuk memperkaya ilmu. Mengusung tema “Merajut Harmoni Sosial sebagai Pilar Pembangunan Manusia Indonesia”, ada beberapa tokoh nasional yang bakal dihadirkan sebagai narasumber.

Tokoh-tokoh yang dikonfirmasi hadir antara lain, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno, Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla, Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI, Agus Harimurti Yudhoyono, dan lain-lain.

“Ini menjadi ciri khas RDK (Ramadan di Kampus) UGM, menjawab permasalahan umat. Jadi kami riset dulu, kemudian terbentuk risalah permasalahan, kemudian disusun menjadi tema besar dan tema turunannya. Ada yang pembahasan kenegaraan, ekonomi, sosial, politik, teknologi, lingkungan. Sehingga kami memilih pembicara yang kompeten dan cocok untuk mengisi tema-tema tersebut,” pungkasnya. (maw)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.