Gentengisasi Prabowo Jadi Angin Segar Pedagang, Berharap Omzet Bisa Naik Lagi
kumparanBISNIS February 03, 2026 06:57 PM
Inisiatif gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto menjadi angin segar bagi para pedagang genteng yang dalam beberapa tahun terakhir harus menghadapi penurunan penjualan cukup tajam. Di tengah lesunya permintaan dan merosotnya omzet, kebijakan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali usaha genteng yang selama ini kian terpinggirkan oleh material atap lain.
Salah satunya dirasakan Firda Farida (28), generasi ketiga pemilik Toko Dunia Atap di Jakarta Timur. Ia mengaku penjualan genteng dalam setahun terakhir cenderung sepi, jauh berbeda dibandingkan periode sebelumnya ketika omzet toko masih bisa menembus ratusan juta rupiah per bulan.
“Menurutku dari tahun kemarin (2025), waktu zaman aku baru jaga toko 2023, itu penjualannya amat sangat bagus dan setiap hari ada aja, orang nanya doang, mau beli itu pasti ada aja, cuma 2025 ke sini kayaknya hancur deh,” kata Firda kepada kumparan di tokonya yang berada di Jalan D.I Panjaitan, Jakarta Timur pada Selasa (3/1).
Dari sisi omzet bulanan, Firda mengakui ada penurunan yang cukup signifikan. Dulu, ketika toko masih ramai, omzetnya bisa mencapai ratusan juta.
“Kalau cerita dulu, di atas Rp 100 juta bisa lah, kalau sekarang aku kayaknya cuma bisa tutup mata deh kalau ada yang nanya-nanya gitu, sekarang cuma bisa jawab Alhamdulillah bersyukur aja ada yang beli,” ujarnya.
Dengan adanya inisiasi proyek gentengisasi dari presiden, Firda mengaku sangat mendukung hal itu. Terlebih, menurut Firda genteng berbahan dasar tanah memang memiliki kualitas yang lebih baik dari bahan atap lainnya.