Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Bank of Japan (BoJ) diketahui telah memulai penjualan dana indeks (Exchange Traded Fund/ETF) yang dimilikinya hingga 31 Januari 2026.
Informasi ini terungkap dalam laporan operasional periodik yang dipublikasikan pada 3 Februari, sebagaimana dilaporkan Reuters.
Berdasarkan laporan tersebut, saldo kepemilikan ETF BoJ per 31 Januari tercatat sebesar 37,1808 triliun yen, turun 53 miliar yen dibandingkan posisi 20 Januari yang sebesar 37,1861 triliun yen.
Penurunan ini mengindikasikan bahwa proses penjualan ETF telah dimulai.
Baca juga: Koasa International Indonesia Dapat Suntikan Dana Bank Jepang Sebesar 100 Juta Yen
Sebelumnya, BoJ telah menerapkan pedoman (guidelines) penjualan ETF sejak 19 Januari, sehingga pasar memperkirakan aksi penjualan akan segera berlangsung. Bank
sentral Jepang menargetkan laju penjualan sekitar 330 miliar yen per tahun.
Langkah ini menjadi bagian dari normalisasi kebijakan moneter BoJ setelah bertahun-tahun melakukan pembelian besar-besaran aset berisiko, termasuk ETF, sebagai upaya mendorong perekonomian Jepang keluar dari deflasi.
Diskusi perbankan di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com.
.