- Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi memberi peringatan keras ke Amerika Serikat (AS).
Mousavi menyebut, tak akan ada warga Amerika yang aman jika perang kedua negara benar-benar pecah.
Kepala angkatan bersenjata Iran memperingatkan, setiap serangan akan memicu pembalasan cepat.
Pihaknya menyebut, respons Iran dalam konflik apa pun akan jauh dari perhitungan Amerika Serikat.
Menurut Mousavi, angkatan bersenjata Iran terus memantau dengan cermat pergerakan musuh.
Ia menegaskan, pasukannya tak akan pernah lalai menghadapi musuh.
"kami tidak akan pernah lalai dalam menghadapi musuh," seraya mencatat bahwa pembalasan tetap terbuka dan bahwa "kesalahan apa pun yang dilakukan musuh akan ditanggapi dengan respons langsung."
Terkini, Mousavi juga mengumumkan perubahan doktrin militer Iran.
Pihaknya menyebut, Iran telah beralih dari posisi defensif ke ofensif dalam menghadapi potensi konflik.
Mousavi menyebut, Angkatan Bersenjata Iran lebih termotivasi dari sebelumnya.
Yakni, Iran mengambil pengalaman dari perang 12 hari melawan Israel.
Mousavi juga menggambarkan Republik Islam Iran sebagai kekuatan yang luas dan tak tergoyahkan secara geopolitik.
Ia menjelaskan, pergeseran strategis ini sejalan dengan arahan terbaru dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sumber: https://video.tribunnews.com/news/909121/iran-ancam-as-jenderal-mousavi-tak-ada-warga-amerika-serikat-yang-aman-jika-perang-pecah
#Warga #AS #Jenderal Mousavi #trump