Kepala Satuan Pendidikan SD dan SMP di Bolsel Ikut Asesmen, Kepsek Harus Berintegritas dan Kompeten
February 03, 2026 09:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Asesmen Kepala Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP Tahun 2026.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel M Arvan Ohy membuka kegiatan tersebut, di kantor BPMP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kota Manado, Selasa 3 Februari 2026, siang.

Baca juga: Ikut Rakornas 2026, Bupati dan Wabup Bolsel Tegaskan Kesiapan Selaraskan Program Nasional

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan penugasan kepala sekolah berjalan sesuai regulasi dan standar profesionalisme.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan sekolah harus dikembalikan pada standar kompetensi dan profesionalisme.

“Kepala sekolah harus dipilih dan dievaluasi berdasarkan kompetensi, bukan kompromi," katanya di kantor BPMP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kota Manado.

"Jabatan pendidikan bukan ruang coba-coba, melainkan amanah profesional yang menentukan arah masa depan sekolah,” tegasnya.

Panglima ASN tersebut juga menekankan bahwa asesmen ini merupakan langkah awal untuk menilai kualitas kepemimpinan kepala sekolah secara objektif.

“Hasil asesmen ini akan menjadi dasar untuk menilai apakah kompetensi kepala sekolah meningkat atau justru menurun, serta menjadi syarat awal kelayakan dalam mengemban amanah jabatan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sekolah yang sehat adalah sekolah yang tertata dari dalam dan dipimpin dengan integritas.

“Sekolah yang baik bukan yang tampak sibuk dari luar, tetapi yang tertata dari dalam, dipimpin dengan kompetensi dan dijalankan dengan integritas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel Hj Rante Hattani dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa asesmen ini dilaksanakan sebagai amanat regulasi nasional dan kebutuhan peningkatan mutu kepemimpinan sekolah.

“Asesmen bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kepala sekolah, memberikan umpan balik untuk pengembangan kepemimpinan, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan satuan pendidikan,” jelasnya.

Ia juga melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 94 kepala sekolah, terdiri dari 73 kepala SD dan 21 kepala SMP, dan dilaksanakan selama enam hari, mulai 2 hingga 7 Februari 2026, dengan pembiayaan bersumber dari Dana BOSP dan DPA Disdikbud Kab. Bolsel Tahun Anggaran 2026.

"Peserta kegiatan berjumlah 94 orang, yang terdiri dari 73 Kepala Sekolah SD dan 21 Kepala Sekolah SMP," tandasnya. (NIE)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.