Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya, Ketua MABT Kalbar Minta Masyarakat Lebih Waspada
February 03, 2026 09:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA – Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peristiwa ledakan yang terjadi di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa 3 Februari 2026.

Ia menegaskan, tindakan pelaku merupakan perbuatan yang sangat tidak terpuji dan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Diminta kepada masyarakat untuk waspada, di mana pun kita berada. Dan tentu ini tindakan yang sangat tidak terpuji, apapun latar belakang orang itu, apapun niat dan tindakannya, itu sangat-sangat tidak terpuji,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa 3 Februari 2026.

Ia juga berharap aparat keamanan segera melakukan pendalaman terhadap pelaku untuk mengetahui motif di balik kejadian tersebut.

“Kita berharap pihak keamanan bisa segera menginterogasi, menanyakan orang ini jangan-jangan terpapar. Sehingga kita semua harus berhati-hatilah dengan kondisi seperti ini,” katanya.

Menurutnya, kewaspadaan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat tetapi juga seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

“Ketika ada yang aneh-aneh di sekitar kita, wajib segera dilaporkan. Makanya RT/RW ini sangat penting. Ketika ada warga baru, kita harus tahu datang dari mana, pindah dari mana. Ini yang menurut saya harus kita perbaiki,” jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya Kubu Raya, Situasi Sempat Mencekam Murid Berhamburan

Suyanto mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan hal sekecil apa pun karena bisa membuka peluang terjadinya tindakan berbahaya.

“Jangan menyepelekan semua hal. Karena kita menyepelekan, maka muncullah kesempatan bagi para pelaku melakukan tindakan tidak terpuji seperti ini. Jadi kewaspadaan bukan hanya milik masyarakat, aparat kita juga, RT/RW seluruh Kita harus tetap waspada. Jangan sampai ada kejadian yang lebih besar lagi yang akan merugikan kita,” tegasnya.

Terkait adanya informasi korban luka dalam kejadian tersebut, ia mengaku prihatin dan mendoakan korban segera pulih.

“Kalau memang ada siswa yang luka-luka, itu sangat disayangkan. Kita prihatin dan kita doakan semoga korbannya tidak ada masalah dan segera pulih kembali,” tutupnya. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.