TRIBUNBATAM.id, BATAM - Nama Piche Kota sempat menjadi sorotan publik pada 2025 setelah tampil memukau di ajang Indonesian Idol. Berkat suara khasnya, ia berhasil menembus babak 10 besar sebelum akhirnya tereliminasi.
Namun belakangan, nama penyanyi muda tersebut kembali ramai diperbincangkan. Kali ini bukan karena prestasi di dunia musik, melainkan terkait kasus hukum.
Mengutip Tribunnews.com, Piche Kota yang diinisialkan sebagai PK dipanggil polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan rudapaksa. Selain PK, dua nama lain berinisial R dan RM juga turut disebut dalam perkara ini.
PK dan R memenuhi panggilan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Belu pada Senin (2/2/2026). Sementara itu, satu orang lainnya berinisial RM belum memenuhi panggilan alias mangkir.
Peristiwa dugaan rudapaksa tersebut disebut terjadi pada 11 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WITA di salah satu hotel di Kelurahan Tenukik, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Menurut keterangan awal, PK bersama dua rekannya diduga menggelar pesta minuman keras di lokasi kejadian. Dalam kondisi korban yang belum sepenuhnya sadar, diduga terjadi tindakan paksaan yang melanggar hukum.
Kuasa hukum PK dan R, Ian Gilbert, menegaskan bahwa kliennya saat ini diperiksa hanya sebagai saksi. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan lebih dari 30 pertanyaan guna mendalami kronologi perkara.
“Perlu saya tegaskan bahwa keterangan yang diambil hari ini adalah berupa kesaksian dari klien saya sebagai saksi,” ujar Ian.
Ia juga menyatakan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait materi pemeriksaan dan memilih menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Kita hormati proses hukum yang ada. Saya belum bisa berkomentar lebih jauh, kita lihat saja perkembangan ke depan,” tutupnya.
Sebelumnya, Kapolres Belu AKBP I Gede Astawa menyebut korban dalam kasus ini masih berusia 16 tahun. Perkara tersebut telah tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/12/I/2026/SPKT/Polres Belu/Polda NTT.
Selain PK, kasus ini juga menyeret nama lain termasuk Roy Mali cs.