Setuju Instruksi 'Gentengisasi' Presiden, Pemkab karawang Dorong Penggunaan Genting untuk Bangunan
February 04, 2026 12:11 AM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang | Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto mengintruksikan penggunaan genting tanah liat sebagai material atap rumah, gerakan itu pun dikenal dengan nama "gentengisasi". 

Gerakan itu pun mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah salah satunya Pemerintah Kabupaten Karawang yang menegaskan komitmennya untuk mendorong penggunaan genting sebagai atap bangunan.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengungkapkan, gerakan menggunakan atap genting bahkan telah dimulai oleh pihaknya salah satunya adalah dalam program pembangunan rumah layak huni maupun fasilitas pemerintah.

Baca juga: Prabowo Larang Pengolahan Sampah Berbasis Thermal, Seluruh Insinerator di Bandung Bakal Diuji Ulang

Aep menilai kebijakan ini dinilai lebih adil dan lebih aman bagi kesehatan masyarakat dibandingkan penggunaan asbes atau seng.

“Kalau untuk rumah-rumah yang dibangun melalui program pemerintah daerah, sejak beberapa tahun terakhir semuanya sudah menggunakan genting. Tidak lagi pakai asbes atau seng,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Meski tidak menyebutkan angka pasti, Bupati menyebut kebijakan tersebut mulai diterapkan sekitar beberapa tahun silam.

Ia menjelaskan, penggunaan genting dipilih karena dinilai lebih ramah kesehatan dan lebih nyaman bagi penghuni. 

Asbes diketahui memiliki risiko kesehatan, terutama bagi sistem pernapasan, selain membuat suhu ruangan lebih panas.

Asbes berbahaya karena seratnya dapat terhirup dan menimbulkan penyakit serius seperti asbestosis, kanker paru, dan mesothelioma. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan menegaskan perlunya mengakhiri penggunaan asbes demi melindungi kesehatan masyarakat.

“Asbes itu memang murah, tapi dampaknya tidak baik untuk kesehatan. Kalau genting kan lebih aman dan lebih adil untuk masyarakat,” katanya.

Untuk bangunan pemerintah, Bupati memastikan saat ini hampir seluruh kantor pemerintahan di Karawang sudah tidak lagi menggunakan asbes atau seng. Semua diarahkan menggunakan material atap yang lebih aman.

Namun, untuk sektor perumahan swasta, ia mengakui penerapannya tidak semudah program pemerintah karena bersifat mandiri. 

Meski demikian, Pemkab Karawang tetap mendukung kebijakan nasional agar pembangunan rumah baru ke depan diarahkan menggunakan genting.

Baca juga: Kisah Heroik Petugas Damkar Cirebon Selamatkan Foto Presiden RI: Pak Prabowo Itu Lambang Negara

Terkait wacana bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN untuk mengganti atap rumah warga yang masih menggunakan asbes atau seng, Pemkab Karawang menyatakan mendukung penuh.

“Kalau nanti ada bantuan untuk penggantian atap dari pusat, tentu itu sangat penting dan kami dukung. Karena asbes ini memang tidak baik secara kualitas dan kesehatan,” kata dia.

Bupati juga mengingatkan masih adanya sebagian kecil rumah, termasuk rumah panggung di beberapa wilayah, yang diduga masih menggunakan asbes. 

Ia menilai hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar ke depan tidak lagi digunakan, terutama pada rumah warga yang rentan terdampak banjir dan bencana.

“Harapannya ke depan, rumah-rumah warga di Karawang semuanya bisa menggunakan genting yang lebih aman dan layak,” kata dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.