Angin kencang disertai hujan deras meluluhlantakkan atap bangunan Pondok Pesantren Al Mubarrok, yang berada di Dusun Kalisari, Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (3/2/2026) petang.
Akibat kuatnya hembusan angin, sejumlah atap gedung asrama putri hingga ruang kelas dilaporkan rusak tersapu angin.
Material atap berbahan galvalum berikut plafon dari kasibot terhempas berhamburan diterpa angin kencang. Meski kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Ristony Eka Putra, mengungkapkan angin kencang di sertai hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Trucuk dan sekitarnya pada pukul 16.30 wib, merusak atap bangunan gedung Pondok Pesantren Al Mubarrok.
Tony menyebutkan bahwa kerusakan terjadi pada bangunan dengan dimensi sekitar 30 meter x 7 meter. Kerusakan meliputi bagian atap di satu gedung kelas dan empat gedung asrama putri.
"Untuk sementara, santri putri dipindahkan ke gedung bagian bawah dan masjid," ujarnya.
Menurutnya, personil BPBD Bojonegoro sudah melakukan asesmen serta koordinasi dengan pemilik Pondok Siti Muslikah (50) untuk penanganan lebih lanjut.
"Petugas langsung melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pengurus pondok pesantren untuk langkah penanganan lanjutan," kata
Toni, mengungkap tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
BPBD juga mendorong pengurus maupun pengasuh Pondok Pesantren untuk segera menyusun laporan resmi untuk pengajuan bantuan kepada pemerintah daerah dan dinas terkait.
"Untuk sementara waktu, puing-puing bangunan yang rusak masih belum dibersihkan, menunggu esok hari," tutupnya.
BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, khususnya pada masa peralihan musim seperti saat ini.