SPK Geely EX2 Tembus 2.000 Unit, Varian Max Masih Jadi Favorit Konsumen
February 04, 2026 04:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Geely Auto Indonesia mencatat respons positif pasar terhadap kehadiran mobil listrik berdesain compact Geely EX2 di Tanah Air.

Hingga saat ini, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk model tersebut telah melampaui 2.000 unit, dengan varian tertinggi masih menjadi pilihan utama konsumen.

Sebagai informasi, Geely EX2 mulai diperkenalkan kepada konsumen Indonesia melalui skema pre-booking pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar pada November 2025.

Baca juga: Insentif CBU Mobil Listrik Berakhir, Geely Siapkan Strategi Hadapi 2026

Sales and Channel Development Director of Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso mengatakan, capaian tersebut diraih sejak model ini mulai diperkenalkan ke publik.

Ia menambahkan, meski minat konsumen cukup tinggi, Geely memastikan kuota harga spesial Geely EX2 masih tersedia hingga pameran IIMS 2026.

"Yang dipesan sudah lebih dari 2.000 unit. Belum, karena kita akan kasih (harga spesial) sampai dengan akhir IIMS. Jadi kita akan tawarkan sampai akhir IIMS," tutur Herlijoso dalam Media Test Drive Geely EX2 di Dealer Geely Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Selama periode peluncuran, Geely memberikan harga khusus, yakni Rp 229.900.000 untuk varian Pro dan Rp 259.900.000 untuk varian Max, on the road Jakarta. Harga tersebut berlaku hingga 15 Februari 2025 atau berakhirnya pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

GEELY EX2 - Media Test Drive Geely EX2
GEELY EX2 - Media Test Drive Geely EX2 di Dealer Geely Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026). Geely EX2 saat dijajal dari Jakarta ke Cianjur. (Tribunnews.com/Lita Febriani).

Varian Favorit

Dari total pemesanan, varian Max (tipe tertinggi) tercatat paling diminati konsumen dengan porsi sekitar 70 persen, sementara sisanya merupakan varian Pro.

"Tetap yang varian Max yang masih jadi pilihan. Persentasenya lebih banyak, sekitar 70 persen varian Max," ucapnya.

Terkait distribusi unit, Herlijoso menyebut sebagian besar konsumen akan mulai menerima kendaraan mereka dalam waktu dekat.

"Sebagian besar sudah akan terima minggu ini. Karena kita sudah distribusi, mungkin di dealer masih pasang opsional atau surat-surat kendaraan gitu," ujar Herlijoso.

Daerah Paling Banyak Pemesan

Secara geografis, pemesanan Geely EX2 tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga mulai menyebar ke sejumlah daerah.

Unit kendaraan telah dikirim ke Medan, Pekanbaru, Makassar, Surabaya, hingga Batam. Namun Jakarta masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi hampir 80 persen, disusul Surabaya di posisi kedua.

"Tetap kontribusi terbesar Jakarta, saat ini hampir 80 persen. Tapi melihat sejak mobil diterima di daerah, Surabaya misalnya, mereka mengatakan SPK mereka juga cukup kencang. Surabaya kedua," ungkap Herlijoso.

Unit Dikirim Sebelum Lebaran

Bagi konsumen yang melakukan pemesanan selama IIMS, peluang menerima unit sebelum Lebaran masih terbuka, meski bergantung pada varian yang dipilih.

Herlijoso menjelaskan, produksi Geely EX2 saat ini berada di atas 1.000 unit per bulan atau sekitar 60 unit per hari.

"Yang pesen IIMS mungkin tergantung model lagi, karena kalau tiba-tiba yang Pro-nya booming sementara dalam perhitungan kami CKD kit yang kita sudah perhitungkan untuk kita bawa masuk kurang lebih 30 persen. Kalau tiba-tiba naik di atas itu mungkin dia menunggu," terangnya.

Selain varian, kombinasi interior juga memengaruhi waktu inden, khususnya untuk varian Max yang tersedia dengan pilihan interior putih dan abu-abu.

"Memang interior putih orang Indonesia bilang, ‘Wah nggak mau lah’, tapi ternyata di Geely EX2 tetap ada juga yang pesennya minta," imbuhnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.