Mendag Budi Minta Masyarakat Beli Minyak Goreng Merek Lain Jika Harga Minyakita Naik
February 04, 2026 04:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengingatkan jika harga minyak goreng Minyakita naik, masih ada merek lain yang dijual di pasaran.

Saat ini, ia mengatakan harga rata-rata nasional Minyakita telah turun dari Rp 16.800 per liter ke Rp 16.300 per liter.

Meski demikian, harga tersebut masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.

Baca juga: Di Bandung Barat Minyakita Dijual di Atas Ketentuan, Menteri Amran: Offside!

"Minyakita sudah turun [ke] Rp 16.300. Sebelumnya kan Rp 16.800," kata Budi ketika ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengingatkan jika harga Minyakita kembali naik, masyarakat sebenarnya masih memiliki banyak pilihan minyak goreng lain, baik second brand maupun premium.

Ia menjelaskan, Minyakita pada dasarnya hanya merupakan instrumen intervensi pasar pemerintah melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO).

DMO merupakan kewajiban produsen minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri terlebih dahulu sebelum mengekspor produknya.

"Jadi kalau minyakita misalnya [harganya] naik, nanti pasti bilangnya harga minyak naik. Padahal kan minyak itu banyak, [ada] yang second brand, premium, kan banyak," ujar Budi.

Budi mengakui, seiring waktu Minyakita memang kerap dijadikan indikator untuk menilai ketersediaan minyak goreng dan stabilitas harga.

Namun, ia menegaskan Minyakita sejatinya hanya alat intervensi pemerintah yang pertama kali diluncurkan pada 2022, saat minyak goreng sempat langka akibat tingginya harga minyak kelapa sawit global yang mendorong pelaku usaha memilih ekspor.

Jadi, ia meminta masyarakat memahami bahwa Minyakita tak bisa dijadikan tolok ukur ketersediaan minyak goreng di pasaran.

Sebab, ketika ekspor menurun, volume DMO otomatis ikut turun dan bisa memengaruhi pasokan Minyakita.

Namun, kondisi tersebut tidak berarti stok minyak goreng secara umum menjadi langka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.