Kabar terbaru terkait pembangunan jalan Ring Road III atau Manado Outer Ring Road (MORR) tiga.
Diketahui setelah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) hearing dengan Komisi III, DPRD Sulut, Senin 2 Februari 2026.
DPRD Sulut beralamat di Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Proyek MORR tiga yang menghubungkan wilayah Kalasey, Minahasa dan Winangun Manado akan berlanjut tahun ini.
Jarak antara wilayah Kalasey Minahasa dan Winangun Manado sekitar 11,39 km.
Tentunya jika jalan sudah selesai pengendara bisa mendapat jalan alternativ lain. Baca selengkapnya
Tim BKSDA Sulut mengamankan seorang pria lantaran diduga melakukan perdagangan 24 ekor satwa liar dilindungi.
Itu terjadi di Kelurahan Manembo-nembo Bawah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
Jarak lokasi 42 km dari Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.
Waktu tempuh sekira 47 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor lewat Jl. Tol Manado - Bitung.
Dalam keterangannya kepada wartawan saat konferensi Pers di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki Minut, Kepala BKSDA Sulut Danny Hendry Pattipeilohy bilang kejadian ini bermula ketika pihaknya menerima laporan masyarakat akan adanya dugaan perdagangan satwa liar yang dilindungi, Minggu 1 Februari 2026 pukul 12.00 Wita.
Tim BKSDA Sulut menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya aktivitas perdagangan satwa liar dilindungi yang terjadi di Kelurahan Manembo-nembo Bawah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 18.50 Wita tim segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penindakan. Baca selengkapnya
Anggota Polsek Mapanget Polresta Manado berhasil menangkap tiga pria yang kedapatan membuat senjata tajam jenis panah wayer di Lingkungan V, Kelurahan Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget, Senin (2/2/2026) siang.
Panah wayer adalah senjata tajam rakitan berbahaya berbentuk anak panah kecil yang ujungnya tajam, biasanya dibuat dari besi, jeruji sepeda, atau paku yang diruncingkan.
Senjata ini dilontarkan menggunakan ketapel dan sering digunakan dalam tindak kriminalitas, khususnya tawuran atau penganiayaan.
Pengungkapan tersebut bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas pembuatan panah wayer di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, tim Polsek Mapanget yang dipimpin Kanit SPKT Aiptu Y. Tangke langsung bergerak ke lokasi sekitar pukul 13.00 Wita.
Kapolsek Mapanget Ipda Simson Songgigilang didampingi Kasi Humas Polresta Mando Iptu Agus Haryono mengatakan petugas berhasil menangkap tiga lelaki berinisial R.A.N.T. (25), A.M. (20), dan J.K. (19). Baca selengkapnya
(Tribunmanado.co.id)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini