TRIBUNSTYLE.COM - Aktris sekaligus pengusaha Prilly Latuconsina akhirnya memecah keheningan di tengah riuhnya publik setelah ia mengunggah status Open to Work di LinkedIn.
Tak tinggal diam, Prilly pun memilih langkah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada publik.
Dengan raut wajah serius dan nada penuh kehati-hatian, Prilly mencoba meredam polemik.
Sebelumnya, Prilly memasang status Open to Work di LinkedIn.
Bintang film Budi Pekerti itu lalu mendapat 30.000 connections di Linkedln.
Kecaman luas mulai datang dari warganet yang menilai tindakan Prilly tidak sensitif terhadap para pencari kerja yang tengah kesulitan mendapatkan lapangan pekerjaan di tengah situasi ekonomi yang menantang.
"Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," ujar Prilly dalam video klarifikasinya, dikutip Kompas.com, Selasa malam.
Baca juga: Viral Prilly Latuconsina Nyari Loker, Ungkap Ketertarikan Jadi Sales, Kini Ditawari Kerja Tak Biasa
Prilly Latuconsina menyadari bahwa polemik yang muncul di luar kuasanya.
Kekasih Omara Esteghlal ini meminta maaf karena banyak pihak yang akhirnya tersinggung atas unggahannya.
"Pertama-tama, aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman," lanjutnya.
Dalam klarifikasinya, Prilly menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk meremehkan perjuangan para pencari kerja.
Ia mengaku sangat menghargai masukan yang diberikan oleh masyarakat.
Aktris film Danur ini juga secara jujur mengakui bahwa pengalaman hidupnya berbeda dengan banyak orang.
Ia menyadari adanya celah empati yang sempat tidak disadarinya saat mengunggah status tersebut.
"Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang, dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tutur Prilly dengan nada suara rendah.
Lebih lanjut, Prilly menjelaskan bahwa niat awalnya murni untuk membuka komunikasi profesional di ranah yang belum pernah ia jamah sebelumnya.
Namun, ia menerima fakta bahwa cara penyampaiannya justru berbuah polemik.
Ia pun berjanji untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik, terutama terkait isu-isu sensitif seperti lapangan pekerjaan.
Komitmen ini ia sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral sebagai seorang figur publik.
"Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang," tulisnya.
Menutup videonya, Prilly kembali mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pengertian para pengikutnya di media sosial.
Ia berharap klarifikasi ini dapat menjernihkan situasi yang sempat memanas dalam beberapa hari terakhir.