Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Arus lalu lintas dari Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues menghubungkan Takengon Aceh Tengah kembali terjadi lumpuh total.
Akibat longsor yang dilaporkan terjadi di beberapa lokasi terpisah diruas jalan nasional tersebut, Rabu (4/2/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunGayo.com, setelah terjadi hujan sejak Selasa (3/2/2026) malam, kini dilaporkan longsor kembali terjadi dan menutupi badan jalan Blangkejeren menuju Takengon tersebut.
Sehingga mengakibatkan arus lalu lintas pun kembali terganggu dan lumpuh total.
Longsor terjadi di kawasan Desa Owak Kecamatan Linge Aceh Tengah, bahkan satu unit mobil dilaporkan terjebak di tengah-tengah tumpukan material longsor tersebut.
Selain itu juga longsor terjadi di daerah Tunggel Baru Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues.
Hingga saat ini arus lalu lintas Blangkejeren menuju Takengon dan sebaliknya masih terjadi lumpuh total.
Bahkan beberapa kendaraan angkutan umum dari Banda Aceh tujuan Blangkejeren dan Kutacane antrean panjang di sekitar lokasi longsor Desa Owak Kecamatan Linge tersebut.
"Badan jalan tertimbun longsor dan berlumpur di kawasan desa Owak, bahkan satu unit mobil telah terjebak dilokasi longsor itu, sehingga antrean panjang pun terjadi," kata Fitri penumpang angkutan umum dari Banda Aceh tujuan Blangkejeren melaporkan dari lokasi longsor di Owak, kepada TribunGayo.com, Rabu (4/2/2026) dini hari.
Ia mengaku, belum ada alat berat dilokasi longsor tersebut, sehingga para penumpang angkutan umum terpaksa menunggu dan menumpang ke rumah warga untuk sementara waktu.
"Longsor juga terjadi dilokasi terpisah diruas jalan nasional Blangkejeren menuju Takengon tersebut saat ini pasca terjadi hujan," sebutnya.
Warga lainnya Ramadhan melaporkan, longsor juga terjadi di kawasan desa Tunggel Baru Kecamatan Rikit Gaib kabupaten Gayo Lues, sehingga arus lalulintas Blangkejeren menuju Takengon.
Untuk saat ini masih terganggu dan lumpuh total setelah sebelumnya diguyur hujan.
"Belum ada alat berat di lokasi tersebut, sehingga para pengendara atau pengguna jalan terpaksa antrean dan numpang kerumah warga dan berteduh disejumlah ditempat ibadah," sebutnya.(*)
Baca juga: Menjelajah Pasar Wisata Oro-Oro Dowo Malang, Lengkap dengan Kopi Gayo
Baca juga: Susi Air Kembali Terbang ke Gayo Lues, Berikut Rincian Harga Tiket Terbaru 2026