Keluarga Korban Buka Suara soal Penikaman Berujung Palang Jalan di Kota Sorong
February 04, 2026 11:25 AM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Keluarga korban penikaman angkat bicara terkait aksi pemalangan Jalan Cenderawasih, Distrik Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Perwakilan keluarga korban Mirwan I Margaito (37) mengatakan, aksi tersebut berkaitan langsung dengan peristiwa penikaman yang terjadi di Jalan Nuri, Kota Sorong, sekitar pukul 04.00 WIT.

“Korban adalah keluarga kami. Karena itu, kami meminta polisi dalam waktu 1x24 jam harus bisa menangkap pelaku,” ujar Mirwan kepada TribunSorong.com, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Breaking News: Aksi Penikaman di Jalan Nuri Diduga Picu Pemalangan Jalan di Kota Sorong 

Ia menegaskan, terduga pelaku penikaman terhadap Fita Rusniar dan Romi Reggoy merupakan residivis dengan catatan kriminal serupa, sehingga harus segera diamankan pihak kepolisian.

Akibat peristiwa tersebut, Fita Rusniar meninggal dunia sementara Romi Reggoy dalam kondisi kritis dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.

“Kami belum mengetahui secara pasti kronologi penikaman, namun berdasarkan informasi sementara, kejadian itu diduga dipicu rasa cemburu. Pelaku emosi dan kehilangan kendali,” jelasnya.

Mirwan menegaskan pihak keluarga tidak akan tinggal diam apabila pelaku tidak segera ditangkap oleh aparat kepolisian.

Diketahui, Fita Rusniar meninggal dunia setelah ditikam sebanyak lima kali hingga mengalami pendarahan hebat.

Baca juga: Kasus Penikaman Cristina Syufi, Pemuda Katolik Minta Kapolda Evaluasi Kinerja Polres Sorong

Sementara Romi Reggoy mengalami dua luka tikaman di bagian tubuh dan masih dalam kondisi kritis di RSUD Sele Be Solu. (tribunsorong.com/safwan ashari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.